JembranaExpress.Com - Seorang nenek bernama Ni Wayan Baca (80), warga Desa Sangkan Gunung, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari kayu bakar di ladang, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat, Kamis (29/1/2026) sore.
Ni Wayan Baca pertama kali ditemukan oleh warga Banjar Dinas Pakel, Desa Sangkan Gunung, sekitar pukul 16.45 WITA, saat seorang warga hendak memberi makan ternak sapi di kandangnya.
Baca Juga: Empat Tahun Menanti Keadilan, Ayah di Jembrana Menang di MA Tapi PLN Belum Jalankan Putusan
Saat ditemukan, korban dalam posisi terduduk di jalur setapak sekitar 1 kilometer ke arah selatan dari titik terakhir ia terlihat.
Operasi pencarian melibatkan lebih dari 60 personel dari tim SAR gabungan, keluarga korban, serta masyarakat setempat.
Proses pencarian dimulai sejak pukul 10.45 WITA dan dilakukan dalam tiga kali sorti.
Pada sorti pertama, tim menyisir ke arah utara dan selatan dari titik perkiraan hilang sejauh 2 kilometer.
Pencarian kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 14.00 WITA dengan membagi tim menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).
Baca Juga: Tragis di Kebun Yehembang Kauh, Dua Warga Mendoyo Meninggal Diduga Akibat Sengatan Tawon
Fokus pencarian diarahkan ke kawasan jurang Tukad Alas Alem hingga Desa Tangkub sejauh 1,5 kilometer, kemudian dari Tukad Alas Alem ke arah selatan dan barat sejauh 1 kilometer.
Sorti terakhir dilakukan ke arah barat dari titik terakhir korban terlihat oleh warga, sejauh 1 kilometer.
“Selama enam jam pencarian, akhirnya target berhasil kami temukan di kebun Kendal Tua, Dinas Pakel, Desa Sangkan Gunung, dalam keadaan selamat,” jelas Putu Handika Bhayangkara, selaku Koordinator Lapangan Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem.
Saat ditemukan, kondisi korban dilaporkan stabil, meskipun terdapat luka di bagian dahi akibat goresan ranting.
Baca Juga: Hujan Deras Disertai Puting Beliung Terjang Jembrana, Puluhan Rumah Rusak dan Palinggih Roboh
Korban masih dapat berkomunikasi dengan baik dan memberikan keterangan secara jelas kepada petugas.
Usai dievakuasi, Ni Wayan Baca langsung dibawa ke Puskesmas Sidemen menggunakan mobil patroli Polsek Sidemen untuk menjalani pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.
Dalam operasi SAR tersebut, tim mengakui sempat menghadapi sejumlah kendala, di antaranya minimnya sinyal telepon seluler dan radio komunikasi, serta medan pencarian yang cukup berat karena harus melewati sempadan sungai yang terjal.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa