Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Mayat Nelayan Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Sembulungan, Dievakuasi Satpolairud Polres Jembrana

I Gde Riantory Warmadewa • Selasa, 24 Februari 2026 | 07:05 WIB

Evakuasi jenasah ke RSU Negara, Kecamatan Negara, Jembrana, Minggu (22/2)
Evakuasi jenasah ke RSU Negara, Kecamatan Negara, Jembrana, Minggu (22/2)

JembranaExpresd.Com - Sesosok mayat ditemukan mengapung di tengah perairan Sembulungan, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Minggu (22/2/2026) dini hari.

Jenazah tersebut langsung dievakuasi oleh personel Satpolairud Polres Jembrana dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis.

Kasat Polairud Polres Jembrana AKP I Putu Suparta, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Misteri Kematian WNA Swiss di Villa Medewi Jembrana, Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan

Menurutnya, informasi awal diterima aparat dari laporan masyarakat sekitar pukul 04.15 Wita.

“Penemuan pertama kali diketahui sekitar pukul 03.40 Wita. Laporan kami terima dari seorang nelayan bernama Riki Hariyanto (36), warga Banjar Muara Indah, Pengambengan, Kecamatan Negara,” jelasnya.

Mendapat laporan tersebut, personel Satpolairud Polres Jembrana segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Setelah berhasil diangkat ke atas kapal, jenazah dibawa ke darat dan selanjutnya dievakuasi ke RSU Negara.

Baca Juga: Kasus Dugaan Penipuan di Jembrana Dihentikan Lewat Restorative Justice, Kerugian Rp5,5 Juta Dikembalikan

Di rumah sakit, jenazah menjalani pemeriksaan bersama tim medis, Dokes, serta Inafis Polres Jembrana untuk kepentingan identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut.

“Jenazah kemudian dibawa ke kamar mayat RSU Negara untuk dilakukan pemeriksaan bersama tim medis,” ungkap AKP I Putu Suparta.

Berdasarkan hasil identifikasi awal di RSU Negara, korban diketahui bernama Sunarto (69), seorang nelayan asal Banyuwangi, Jawa Timur.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Baca Juga: PAD Jembrana Naik 32,5 Persen, Bupati Kembang Tegaskan Tak Ada Ruang “Main Mata” Pajak

Aparat juga masih menunggu hasil pemeriksaan medis resmi dari tim dokter RSU Negara.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan yang beraktivitas di laut, untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melaut serta segera melapor apabila menemukan kejadian serupa.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#gilimanuk #Kasat Polairud Polres Jembrana AKP I Putu Suparta #mayat mengapung #nelayan banyuwangi #Nelayan Banyuwangi meninggal saat melaut