Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Lonjakan Pemudik dan Truk Sumbu Tiga Picu Kemacetan Panjang di Jalur Gilimanuk, Antrean Kendaraan Sempat Mengular hingga 25 Km

I Gde Riantory Warmadewa • Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:43 WIB

Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati.
Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati.

JembranaExpress.Com - Arus lalu lintas menuju Pelabuhan Gilimanuk pada momen mudik Lebaran 2026 mulai mengalami kepadatan tinggi.

Antrean kendaraan bahkan dilaporkan mengular hingga puluhan kilometer akibat meningkatnya volume kendaraan serta masih beroperasinya truk sumbu tiga.

Pantauan Bali Express (Jawa Pos Group) pada Sabtu (14/3/2026) pukul 08.00 Wita menunjukkan antrean kendaraan telah mencapai wilayah Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.

Jarak antrean tersebut diperkirakan mencapai sekitar 25 kilometer dari pelabuhan penyeberangan menuju Pulau Jawa.

Baca Juga: Nahas di Jalur Mudik Jembrana, Calya Tabrak Motor Diam, Bocah 10 Tahun Tak Tertolong

Namun kondisi berbeda terlihat ketika kendaraan memasuki kawasan Pasar Melaya hingga pertigaan Hutan Cekik Gilimanuk.

Arus lalu lintas di titik tersebut justru tampak lebih lengang, yang mengindikasikan adanya titik penumpukan kendaraan atau bottleneck di beberapa lokasi sebelumnya.

Kemacetan di hutan Cekik Gilimanuk akibat pengendara mobil dari arah Denpasar nekat ngeblong.
Kemacetan di hutan Cekik Gilimanuk akibat pengendara mobil dari arah Denpasar nekat ngeblong.

Salah seorang pemudik tujuan Situbondo, Lukman Hadi, mengaku sempat berhenti untuk beristirahat pada dini hari karena mengira kemacetan akan terus berlanjut hingga pelabuhan.

Baca Juga: Dari Permainan Tradisional Jadi Olahraga: Domino Orado Mulai Berkembang di Buleleng

“Saya kira macetnya panjang sekali jadi istirahat dulu di Melaya. Ternyata setelah jalan lagi, di Melaya sampai Gilimanuk justru sudah lengang,” ujarnya.

Selain lonjakan jumlah pemudik, keberadaan truk tronton sumbu tiga di jalur Denpasar–Gilimanuk disebut menjadi salah satu penyebab utama kemacetan.

Kendaraan kecil kesulitan mendahului truk besar tersebut sehingga laju kendaraan menjadi tersendat.

Tak hanya itu, beberapa sopir truk yang tertidur saat mengantre juga sempat menghambat arus kendaraan di belakangnya.

Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, menjelaskan bahwa kendaraan yang mengalami kendala teknis juga memperparah situasi.

“Kemarin malam ada truk trailer yang mengalami kendala sebelum masuk wilayah Hutan Cekik. Itu menghambat lalu lintas. Sudah dilakukan perbaikan dan penarikan. Kami minta masyarakat memperhatikan kesiapan kendaraan karena kendaraan trouble sangat menghambat yang di belakang,” jelasnya saat dikonfirmasi terpisah.

Baca Juga: Kericuhan Pecah di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Travel Bodong Diduga Memaksa Masuk Kapal hingga Adu Fisik dengan Petugas

Pihak kepolisian juga telah melakukan sejumlah langkah untuk mengurai kepadatan. Truk-truk besar kini diarahkan masuk ke kantong parkir UPPKB Cekik Gilimanuk.

Sementara sepeda motor dan mobil pribadi dialihkan menuju kantong parkir Terminal Cargo Gilimanuk.

Selain itu, kepolisian telah berkoordinasi dengan jajaran wilayah timur Bali seperti Denpasar, Badung, dan Tabanan untuk membatasi operasional truk sumbu tiga.

“Koordinasi lintas sektoral sudah dilakukan untuk membatasi truk besar, terutama sumbu tiga. Hari ini kondisi mulai lebih lancar, 32 kapal sudah dioperasikan dan TBB (Tiba Bongkar Berangkat) sudah ada empat kapal,” tambahnya.

Baca Juga: Hijasmita, Brand Scarf Jakarta Timur yang Angkat Ornamen Lokal hingga Tembus Pasar Internasional

Pihak kepolisian juga mengimbau para pemudik agar mematuhi arahan petugas selama perjalanan.

“Sebisa mungkin masyarakat mengikuti arahan petugas, jangan ‘ngeblong’ atau mengambil jalur berlawanan. Perhatikan kesiapan kendaraan agar tidak terjadi trouble di jalan dan manfaatkan lokasi istirahat yang telah disediakan,” pungkasnya.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#pelabuhan gilimanuk #kapolres jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati #Arus Mudik 2026 #dermaga gilimanuk #antrean kendaraan