JembranaExpress.Com - Kompetisi sepak bola Liga Jembrana 2026 resmi bergulir. Partai pembuka mempertemukan PS Garuda Dauhwaru kontra Perseba Berangbang di Stadion Pecangakan Jembrana, Rabu (9/9).
Kick-off tersebut sekaligus menandai dimulainya rangkaian kompetisi yang dijadwalkan berlangsung hingga 24 Oktober 2026.
Baca Juga: Bangunan Toko dan Kos Diawasi, Satpol PP Jembrana Tekankan Kelengkapan Izin
Liga Jembrana tahun ini diikuti 10 tim sepak bola dari berbagai wilayah di Kabupaten Jembrana. Jumlah peserta tersebut meningkat dibandingkan edisi sebelumnya yang hanya diikuti sembilan klub.
Ketua Panitia Liga Jembrana 2026, I Komang Adiyasa alias Komet, mengatakan kompetisi tahun ini merupakan edisi kedua yang diinisiasi Askab PSSI Jembrana setelah sempat vakum akibat pandemi Covid-19.
“Event Liga Jembrana ini adalah yang kedua setelah sempat rehat karena situasi COVID kemarin, dan dilaksanakan oleh Askab Jembrana. Berkat semangat teman-teman pengurus klub, partisipasi meningkat dari sembilan klub menjadi 10 klub,” ujar Komet.
Baca Juga: Kunjungan Prabowo ke Gilimanuk, Pengendara Terjebak Macet hingga Kapolres Jembrana Bagikan Air Minum
Menurut dia, peningkatan jumlah peserta menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola di Kabupaten Jembrana. Selain menunjukkan tingginya antusiasme klub, kompetisi tersebut diharapkan menjadi wadah bagi pemain lokal untuk mengasah kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding.
Komet juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana, KONI Jembrana, serta para sponsor yang memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kompetisi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Jembrana atas support dana penyelenggaraan, serta Ketua KONI yang juga Bapak Wakil Bupati. Bersama-sama mereka memberikan support sehingga acara berjalan dengan baik. Ditambah dengan berbagai sponsor perusahaan, astungkara kompetisi ini berjalan lancar hingga babak final dan sukses dalam penyelenggaraan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra, menilai keberadaan kompetisi seperti Liga Jembrana memiliki peran penting dalam pembinaan atlet daerah.
Menurutnya, semakin banyak kompetisi yang diikuti atlet, semakin terasah pula kemampuan serta mental bertanding mereka.
“Kami harapkan melalui event seperti ini bisa mulai membangkitkan olahraga daerah. Jika sepak bola dan Askab bisa, kami juga menitipkan pesan lewat KONI agar cabor-cabor lain diusahakan bisa menggelar event serupa,” kata Anom Saputra.
Baca Juga: Api Mengamuk di Gubug Belodan Tabanan Hanguskan Dapur, Gudang dan Pelinggih Pura, Kerugian Capai Rp320 Juta
Dia berharap turnamen olahraga di Jembrana tidak hanya berlangsung sesekali. Kompetisi yang berkelanjutan dinilai dapat menjadi bagian dari proses pembinaan atlet sekaligus membuka peluang lahirnya bibit-bibit unggul dari daerah.
“Semakin banyak turnamen yang diikuti, kami yakin atlet-atlet kita akan semakin matang dan membawa lebih banyak kebanggaan,” tandasnya.
Dengan melibatkan 10 klub, Liga Jembrana 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga momentum untuk kembali menggairahkan sepak bola sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di Kabupaten Jembrana. Kompetisi dijadwalkan berlangsung hingga partai final pada 24 Oktober mendatang. (tor)
Editor : I Gde Riantory Warmadewa