JembranaExpress.Com - Momentum ekspor produk lokal ke pasar internasional kembali terjadi di Kabupaten Jembrana. Sebanyak 2,4 ton produk pre-rolled cones senilai lebih dari Rp4 miliar berhasil dikirim ke Los Angeles, Amerika Serikat, dari pabrik PT Mitra Prodin.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna atau yang akrab disapa Ipat, menekankan pentingnya peningkatan peran tenaga kerja lokal di tengah masuknya investasi besar ke daerah.
Ia mengingatkan bahwa pertumbuhan industri harus berjalan selaras dengan upaya menekan angka pengangguran, khususnya bagi masyarakat Jembrana.
“Meski saat ini mayoritas pegawai sudah berasal dari masyarakat lokal, saya minta agar jumlah tersebut terus diperbanyak lagi sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” tegasnya.
Acara pelepasan ekspor tersebut turut dihadiri Kepala Kanwil Bea Cukai Bali Nusra Iyan Rubianto, Kepala KPPBC TMP A Denpasar I Made Aryana, serta Direktur PT Mitra Prodin Robert Hensby.
Wabup Ipat juga menyebut ekspor ini sebagai tonggak penting yang menunjukkan efektivitas penetapan kawasan berikat dalam meningkatkan daya saing industri sekaligus membuka akses pasar global.
“Kami berharap keberhasilan ekspor perdana ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk menembus pasar internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Iyan Rubianto mengungkapkan bahwa PT Mitra Prodin telah memanfaatkan insentif fiskal sebesar Rp9,2 miliar sejak Agustus 2025. Fasilitas tersebut meliputi pembebasan Bea Masuk serta Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang tidak dipungut, guna mendorong pertumbuhan perusahaan.
Baca Juga: Warga Sigap! Kebakaran Gudang di Jembrana Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban, Kerugian Capai Rp5 Juta
Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi, termasuk pengelolaan sistem IT Inventory dan pengawasan melalui CCTV.
Menurutnya, aktivitas ekspor ini memberikan dampak ekonomi yang luas, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga masyarakat sekitar.
“Multiplier effect dari perkembangan perusahaan ini terlihat dari penyerapan tenaga kerja hingga tumbuhnya usaha pendukung seperti transportasi, kos-kosan, dan warung makan,” jelasnya.
Di sisi lain, Direktur PT Mitra Prodin, Robert Hensby, menyampaikan bahwa perusahaannya selama ini telah mempekerjakan ribuan tenaga kerja di Bali. Ia berharap fasilitas yang diberikan pemerintah dapat semakin memperkuat kontribusi perusahaan terhadap perekonomian daerah.
“Dengan adanya fasilitas ini, kami berharap keuntungan yang diperoleh bisa kembali lagi kepada masyarakat dan karyawan,” pungkasnya.
Ekspor ini menjadi bukti bahwa produk daerah mampu bersaing di pasar global, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa