Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Rp1,7 Miliar Digelontorkan, Tiga Akses Jalan di Candikusuma Jembrana Jadi Urat Nadi Ekonomi

I Gde Riantory Warmadewa • Senin, 27 April 2026 | 18:48 WIB
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat meninjau pengerjaan jalan di Desa Candikusuma. (ist)
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat meninjau pengerjaan jalan di Desa Candikusuma. (ist)

JembranaExpress.Com - Di sebuah sudut barat Pulau Bali, tepatnya di Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, geliat pembangunan mulai terasa nyata. Bukan sekadar proyek fisik, perbaikan jalan yang tengah berlangsung kini menjadi harapan baru bagi warga untuk bergerak lebih cepat dan melangkah lebih jauh secara ekonomi.

 

Tiga ruas jalan yang selama ini menjadi jalur vital akhirnya mendapat sentuhan pembangunan. Dengan total anggaran mencapai Rp1,7 miliar lebih dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali tahun 2026, proyek ini menyasar akses-akses penting yang menghubungkan aktivitas sosial, budaya, hingga ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Ekspor Rp4 Miliar ke AS, Wabup Jembrana Tekankan Serapan Tenaga Kerja Lokal

Ruas pertama menghubungkan Pura Dalem dan Setra menuju pantai desa jalur yang tak hanya penting secara spiritual, tetapi juga berpotensi mendukung sektor pariwisata lokal. Sepanjang 0,255 kilometer, jalan ini diperbaiki dengan anggaran Rp520 juta.

 

Dua ruas lainnya menyasar kawasan permukiman, termasuk akses dari Banjar Candikusuma menuju Banjar Candikusuma II dan III, yang dikenal sebagai Kampung Madura. Jalur ini menjadi nadi utama aktivitas warga sehari-hari, mulai dari bekerja, berdagang, hingga distribusi barang.

 

Gede Soni Indrawan menjelaskan, total panjang ketiga ruas jalan tersebut mencapai 0,882 kilometer dengan nilai proyek sekitar Rp1,774 miliar.

Baca Juga: Dari Jembrana Menuju Dunia: Program 1 Keluarga 1 Sarjana dan Bali Go Global Buka Jalan Generasi Muda Naik Kelas

Namun lebih dari sekadar angka, pembangunan ini membawa makna yang lebih dalam: membuka akses, mempercepat mobilitas, dan memperkuat konektivitas antarwilayah.

 

Saat meninjau langsung progres pengerjaan, I Made Kembang Hartawan menegaskan bahwa kualitas menjadi prioritas utama. Ia tidak ingin pembangunan sekadar selesai, tetapi juga tahan lama dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

 

“Saya ingin memastikan pengerjaan proyek jalan ini sesuai spesifikasi dan selesai tepat waktu. Saat ini progres sudah mencapai 40 persen,” ujarnya.

Baca Juga: Warga Sigap! Kebakaran Gudang di Jembrana Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban, Kerugian Capai Rp5 Juta

Bupati Kembang juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mengawasi jalannya proyek. Baginya, keterlibatan warga adalah kunci untuk memastikan pembangunan berjalan transparan dan sesuai standar.

 

Di sisi lain, rasa syukur datang dari warga setempat. Kepala Desa Candikusuma, I Wayan Suardana menyebut pembangunan ini sebagai angin segar bagi masyarakat.

 

Menurutnya, jalan yang lebih baik akan memperlancar transportasi sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas.

 

Kini, harapan itu perlahan mulai terwujud. Jalan yang dulunya mungkin berlubang atau sulit dilalui, ke depan akan menjadi jalur yang lebih nyaman dan efisien.

 

Di Candikusuma, pembangunan jalan bukan hanya soal infrastruktur. Ini adalah cerita tentang bagaimana akses yang lebih baik bisa mengubah kehidupan menghubungkan desa dengan peluang, dan masyarakat dengan masa depan yang lebih sejahtera.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#jalan candikusuma #infrastruktur bali 2026 #pembangunan jalan jembrana #Infrastruktur Jembrana #Bupati jembrana i Made Kembang Hartawan