Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Sopir Pikap Kehilangan Tas Saat Ganti Ban di SPBU Rahayu Jembrana, CCTV Rekam Aksi Pelaku

I Gde Riantory Warmadewa • Kamis, 21 Mei 2026 | 07:08 WIB
Tangkapan layar rekaman CCTV memperlihatkan terduga pelaku pencurian saat beraksi di kawasan SPBU Rahayu, Kabupaten Jembrana, Rabu (20/5). (ist)
Tangkapan layar rekaman CCTV memperlihatkan terduga pelaku pencurian saat beraksi di kawasan SPBU Rahayu, Kabupaten Jembrana, Rabu (20/5). (ist)

JembranaExpress.Com - SPBU Rahayu kembali menjadi lokasi aksi pencurian yang memanfaatkan kelengahan korban. Seorang sopir mobil pikap dilaporkan kehilangan tas selempang berisi uang tunai, ponsel, hingga dokumen penting saat mengganti ban kendaraan yang kempis, Rabu (20/5/2026).

 

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.40 Wita di wilayah Kecamatan Jembrana. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu tengah mengendarai mobil pikap L300 bersama seorang saksi dan berhenti di SPBU untuk membeli bahan bakar jenis Solar.

Baca Juga: Distribusi Air Bersih di Negara dan Jembrana Terganggu, IPA Berangbang Sempat Lumpuh Akibat Cuaca Ekstrem

Namun saat berada di lokasi, korban mendapati salah satu ban kendaraan dalam kondisi kempis. Korban kemudian memarkirkan kendaraan di depan area ATM SPBU untuk mengganti ban.

 

Saat korban fokus mengganti ban selama kurang lebih 15 menit, pelaku diduga memanfaatkan situasi tersebut untuk mengambil tas selempang hitam yang diletakkan di atas jok mobil.

 

Usai mengganti ban, korban langsung melanjutkan perjalanan tanpa menyadari tas miliknya telah raib. Korban baru mengetahui kejadian itu saat berhenti di wilayah Banjar Tegalasih, Desa Batuagung untuk menambal ban dan hendak membayar jasa tambal ban.

Baca Juga: Damkar Jembrana Evakuasi Ular King Koros Sepanjang 1 Meter dari Rumah Warga

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp2,5 juta. Tas yang hilang diketahui berisi uang tunai sebesar Rp700 ribu, satu unit ponsel merek Itel, SIM A dan SIM C atas nama korban, serta kartu ATM BCA.

 

Aksi pelaku pencurian juga terekam kamera pengawas atau CCTV di lokasi kejadian. Rekaman tersebut kini menjadi salah satu petunjuk penting bagi pihak kepolisian untuk mengungkap identitas pelaku.

Baca Juga: Bupati Jembrana Buka Muskab IV BKS-LPD Kabupaten Jembrana

Kasat Reskrim Polres Jembrana, Gede Alit Darmana membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

 

“Iya benar, kami masih melakukan penyelidikan,” ujarnya singkat.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#pencurian di jembrana #dompet #kartu atm #ban kempes #sim