Lima Perusahaan Jepang Uji Kecakapan CPMI Jembrana, Buka Peluang Kerja Program Tokutei Ginou

I Gde Riantory Warmadewa • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 15:04 WIB
Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Jembrana mengikuti uji kecakapan mengemudi (driving test) sebagai bagian dari proses rekrutmen program pekerja berkeahlian khusus atau Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker/SSW). (ist)
Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Jembrana mengikuti uji kecakapan mengemudi (driving test) sebagai bagian dari proses rekrutmen program pekerja berkeahlian khusus atau Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker/SSW). (ist)

JembranaExpress.Com - Pemerintah Kabupaten Jembrana terus memperluas akses kesempatan kerja ke luar negeri bagi masyarakat. Sebanyak lima perusahaan asal Jepang menggelar uji kecakapan mengemudi (driving test) bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Jembrana sebagai bagian dari proses rekrutmen program pekerja berkeahlian khusus atau Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker/SSW).

 

Seleksi yang difasilitasi LPK Fuji Academy tersebut berlangsung di Area Parkir GOR Kresna Jvara, Minggu (2/8). Kegiatan ini menjadi tahapan awal dalam menjaring calon tenaga kerja yang akan ditempatkan di berbagai sektor industri di Jepang.

Baca Juga: Toyota Calya Tabrak Bus di Gilimanuk, Dua Warga Banyuwangi Tewas

Wakil Direktur Fuji Academy, Yosrizal, mengatakan, seleksi tahap awal difokuskan untuk menguji kemampuan mengemudi, kemampuan dasar matematika, serta kesiapan fisik peserta sebelum memasuki tahapan administrasi dan pelatihan lanjutan.

 

“Untuk kegiatan hari ini kami melaksanakan driving test khusus program Tokutei Ginou yang diuji langsung oleh lima perusahaan asal Jepang. Selain tes mengemudi juga ada tes matematika di GOR Kresna Jvara, sedangkan wawancara mendalam dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Jembrana,” ujarnya.

 

Sebanyak 22 peserta mengikuti seleksi tersebut. Rinciannya, 11 peserta merupakan binaan hasil kolaborasi Fuji Academy dengan Pemkab Jembrana yang saat ini menjalani pelatihan di BLK Jembrana, sedangkan 11 peserta lainnya berasal dari luar daerah.

Baca Juga: Program Ngaben Massal Gratis Kembang-Ipat Disambut Antusias, Diikuti Ratusan Warga

Menurut Yosrizal, peserta dari luar daerah yang dinyatakan lolos nantinya akan mengikuti pendidikan dan pelatihan intensif di Fuji Academy maupun BLK Jembrana sebagai persiapan sebelum diberangkatkan bekerja ke Jepang.

 

Ia menjelaskan, program pendidikan bagi calon pekerja Tokutei Ginou berlangsung sekitar enam bulan. Selama masa pelatihan, peserta dibekali kemampuan Bahasa Jepang hingga setara level N5 (standar internal Fuji Academy), kemudian dipersiapkan untuk memperoleh sertifikasi JFT-Basic N4 serta sertifikasi keahlian (Specified Skilled Worker/SSW) sesuai bidang pekerjaan yang akan dijalani.

 

Setelah melewati tahapan tes mengemudi, tes matematika, dan wawancara, peserta yang dinyatakan lolos oleh perusahaan akan menandatangani kontrak awal. Selanjutnya, mereka akan menjalani proses verifikasi dokumen, pendampingan peningkatan kemampuan bahasa Jepang, pengurusan Certificate of Eligibility (COE), hingga penerbitan visa kerja sebelum diberangkatkan ke Jepang.

Baca Juga: 10.541 Pekerja Rentan Klungkung Terlindungi BAPAK KEREN, Dua Ahli Waris Terima Santunan Rp84 Juta

Sementara itu, Presiden Fuji Academy, Araki, mengapresiasi antusiasme masyarakat Jembrana yang ingin bekerja di Jepang. Menurutnya, peluang kerja dari berbagai perusahaan Jepang masih terbuka luas.

 

“Kami selalu terbuka bagi warga Jembrana, terutama para siswa yang belajar di BLK Jembrana. Saat ini tersedia banyak peluang kerja dari Jepang. Bagi masyarakat yang berminat bekerja di Jepang, silakan menghubungi kami,” ujarnya.

 

Program ini menjadi salah satu upaya Pemkab Jembrana dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka akses penempatan tenaga kerja yang legal, kompeten, dan berdaya saing di pasar kerja internasional.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
cpmi jembrana kerja ke jepang tes mengemudi fujy academy program tokutei ginou