NEGARA, JEMBRANA EXPRESS - Baliho Capres Ganjar Pranowo - Cawapres Mahfud MD Calon Legislatif (Caleg) PDIP Jembrana dirusak orang tak dikenal.
Baliho yang dipasang berdampingan dengan caleg partai lain di Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana diketahui dalam kondisi sobek tepat dibagian tengah.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh anggota ranting PDI Perjuangan Mendoyo pada Sabtu (2/12) pukul 04.00 Wita. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, telah melaporkan kejadian ini ke Bawaslu Kabupaten Jembrana, Sabtu (2/12).
"Saya lihat memang kondisinya sudah hancur, capres-cawapres kami, ada tiga baliho yang rusak," ujar Sri Sutharmi usai melapor di Kantor Bawaslu Jembrana.
Menurut srikandi PDIP Jembrana yang juga Ketua DPRD Kabupaten Jembrana itu, perusakan tersebut tampak sebagai suatu kesengajaan, karena hanya merusak dan mencoba membakar bekas sobekan baliho dari PDIP saja.
"Kami mengucapkan terimakasih atas perusakan baliho ini. Kami akan membersihkan bekas perusakan tersebut agar tidak merusak pemandangan dan mejaga keasrian lingkungan," imbuhnya.
Sementara itu Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Jembrana, Pande Made Ady Mulyawan membenarkan pihaknya sudah menerima laporan terkait perusakan alat peraga kampanye sebanyak tiga buah di wilayah Desa Pohsanten.
"Untuk barang bukti sudah kami amankan dari lokasi kejadian, saat ini berada di kantor Panwascam Mendoyo," terangnya.
Baca Juga: Caleg di Madiun Terlibat Komplotan Bobol 18 Toko, Begini Modusnya
Dirinya juga mengatakan bahwa, sejak dimulai masa kampanye baru hari ini menerima laporan yang bersifat pidana, dan pihaknya akan menindaklanjuti laporan perusakan tersebut.
"Kami pasti menindaklanjuti, selama dua hari kedepan kami memiliki waktu untuk menentukan apakah bisa ditindak lanjuti. Jika tidak, kami jadikan informasi awal untuk dialkukan penelusuran," imbuhnya. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express