JAKARTA, JEMBRANA EXPRESS - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Hasto Kristiyanto, membeberkan alasan di balik kampanye aktif Calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo, di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Menurut Hasto, kunjungan kampanye ini sebagai tanggapan terhadap intimidasi yang signifikan dialami pendukung Ganjar di kedua provinsi tersebut.
"Mengapa Pak Ganjar belakangan ini giat berkampanye di Jawa Tengah dan Jawa Timur? Karena di kedua provinsi ini banyak terjadi intimidasi yang membangkitkan semangat juang," ungkap Hasto di Jakarta.
Hasto secara khusus menunjukkan bahwa intimidasi tersebut terjadi pada kepala desa, dan berbagai rekaman yang menunjukkan tindakan non-netral oleh pihak TNI, Polri, dan kejaksaan telah tersebar di media sosial.
Sebagai langkah strategis, dengan fokus pada Jawa Tengah yang dikenal sebagai benteng tradisional partai (PDIP), Ganjar-Mahfud bertujuan untuk meraih mayoritas suara.
"Jika melihat dari Jawa Tengah, target kita setidaknya 62 persen, seperti yang dilaporkan oleh Mas Bambang 'Pacul' Wuryanto yang sudah melakukan konsolidasi dari tiga pilar partai di Jawa Tengah," terang Hasto.
Selain itu, Hasto mengungkap telah melakukan analisis sentimen terhadap tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden yang bersaing dalam Pilpres 2024.
Data terkini menunjukkan sentimen positif yang meningkat ke arah Ganjar-Mahfud.
Hasto menilai sentimen positif ini berasal dari penampilan impresif Ganjar dalam debat ketiga Pilpres 2024, di mana Ganjar mampu menyampaikan gagasan secara efektif tanpa terbawa emosi.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan tiga pasangan calon untuk Pilpres 2024, yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Nomor Urut 1), Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (Nomor Urut 2), dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD (Nomor Urut 3).
Periode kampanye Pilpres 2024 berlangsung mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, dengan jadwal pemungutan suara pada 14 Februari 2024. (*)