KARANGASEM, JEMBRANA EXPRESS – Seorang pemuda di Bebandem, Karangasem berinisial IKS, 23, meninggal gantung diri di sebuah pohon alpukat, Selasa (30/1).
Kanit Reskrim Polsek Bebandem Ipda I Gede Alit yang dikonfirmasi membenarkan adanya warga Bebandem meninggal dengan cara gantung diri.
Dikatakan, jenazah korban saat ditemukan sudah dalam kondisi kaku, diperkirakan yang bersangkutan sudah meninggal 12 jam sebelum ditemukan.
“Untuk motif korban melakukan hal tersebut kami masih melakukan lidik,” jelasnya.
Korban disebutkan bekerja di sebuah vila yang ada di Kabupaten Karangasem. Namun pendapatannya tidak menentu lantaran bekerja apabila ada panggilan.
“Bisa dibilang gaji harian. Kalau ada tamu baru bekerja, kalau tidak ada tamu, tidak,” lanjutnya.
Peristiwa ini pertamakali diketahui oleh ayah korban yang saat itu mendapat informasi dari istrinya bahwa IKS tidak ada di dalam kamarnya pada pagi hari sedangkan sepeda motornya masih terparkir.
Sang ibu pun disebut sempat memanggil-manggil nama korban, hanya saja tidak ada jawaban.
Orangtua korban kemudian hendak mencari yang bersangkutan ke rumah temannya namun saat keluar dari rumah, ayah IKS melihat putranya sudah dalam keadaan tergantung di pohon alpukat dekat kendang sapi.
“Ayah korban kemudian memberitahu hal ini untuk membantu menurunkan korban,” tandasnya.
Kejadian ini pun dilaporkan ke Polsek Bebandem yang kemudian dilakukan pemeriksaan tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan sehingga disimpulkan korban meninggal karena gantung diri. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express