TABANAN, JEMBRANA EXPRESS- Basarnas menurunkan berbagai peralatan pendukung seperti pesawat Doren Thermal dan rubber boat untuk mencari ABK hilang di Pantai Soka, Bali.
Selain peralatan, tim gabungan sekitar 30orang terdiri dari kepolisian, Buana Bali Rescue dan kelompok nelayan Pantai Soka turut dilibatkan dalam pencarian ABK Riski Mubarok bernama Ali Syaifulloh.
Kapolsek Selemadeg, Kompol I Nyoman Sugianyar Ardika, dikonfirmasi Kamis (8/2), menyatakan pencarian pada hari kedua melibatkan tim gabungan dari Basarnas dan kepolisian dibantu kelompok nelayan Pantai Soka.
"Pencarian hari kedua melibatkan sebanyak 35 orang, yang terdiri dari pihak kepolisian, Basarnas, Buana Bali Rescue, Staf kecamatan dan dibantu oleh kelompok nelayan dari kelompok nelayan Mina Segara Pantai Soka," jelasnya.
Pencarian dan Penyisiran di Pantai Soka dilaksanakan dengan menggunakan Rubber Boat (01 Gilimanuk) dan Pesawat Doren Thermal milik Basarnas Denpasar.
Seperti yang dijelaskan pada Rabu, Polsek Selemadeg menerima laporan telah terjadi peristiwa orang jatuh ke laut ketika memasang jaring di perairan Pantai Soka.
Dari keterangan saksi, korban yang merupakan ABK kapal Riski Mubarok, berangkat pada hari Rabu (7/2) dari Pelabuhan Pengambengan Negara Jembrana bersama ABK lainnya untuk menangkap ikan.
Baca Juga: Braak! Kecelakaan Tunggal di Baturiti, Pemotor Asal Buleleng Tewas Tabrak Pikap
Sesampai di Perairan Soka Selamadeg Tabanan sekira pukul 23.30 wita, ABK bermaksud menurunkan jaring untuk menangkap ikan, namun korban terjatuh dari kapal ke laut dan tenggelam.
"Pada hari pertama pencarian dilakukan hingga sore hari karena kondisi cuaca yang buruk, di tengah laut turun hujan lebat sehingga mengganggu jarak pandang," ungkapnya. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express