KARANGASEM, JEMBRANA EXPRESS-Seorang pendaki di Bali Luh Asri Ningsih Widi Nurjaya,23, harus dievakuasi Tim SAR saat mendaki Gunung Agung di Karangasem, Bali, Minggu (11/2) dini hari.
Luh Asri mengalami hipotermia dan kakinya terkilir atau keseleo, sehingga tidak dapat melanjutkan pendakiannya menuju puncak Gunung Agung.
Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, dibawah koordinasi I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana, menerima laporan dari ayah pendaki Luh Asri pada pukul 02.45 Wita.
Menurut Wiadnyana, korban melaporkan pada ketinggian 1760 MDPL dan mengalami hipotermia.
Tim SAR Gabungan kemudian melakukan evakuasi sesuai dengan koordinat yang telah ditentukan.
"Walaupun kondisinya masih stabil, namun kakinya terkilir. Korban kami gendong menuju pos 1 dengan ketinggian 1500 MDPL. Setelah tiba di bawah, korban langsung dievakuasi menuju Puskesmas Desa Rendang," jelas Wiadnyana.
I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses evakuasi.
"Saya mengucapkan terima kasih atas tugas kemanusiaan kepada rekan-rekan potensi SAR yang telah terlibat," ujarnya.
Sidakarya juga memberikan imbauan kepada para pendaki agar mematuhi petunjuk dari petugas pengelola pendakian.
Selain itu, ia menekankan pentingnya memiliki kondisi fisik yang prima dan perbekalan yang memadai saat melakukan pendakian.
Proses evakuasi melibatkan BPBD Karangasem, Polsek Rendang, dan pemandu lokal.(*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express