NUSA PENIDA, JEMBRANAEXPRESS - Polisi melakukan penyelidikan penyebab perempuan hamil tewas di dalam jurang di Nusa Penida. Diketahui, dua orang tewas dalam kecelakaan maut itu, salah satunya perempuan hamil tua.
Peristiwa itu berlangsung saat motor Honda Beat dikendarai Ni Komang Ayu Sriasih, 24, alamat Banjar Caruban, Desa Tanglad, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung.
Dia membonceng Ketut Susanti, 22, alamat Kelurahan/Desa Puupi, Kecamatan Sawa, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, yang merupakan seorang perempuan hamil tua.
Sepeda motor tanpa nomor kendaraan itu melaju dari arah selatan menuju ke utara. Diduga, sesampainya di TKP, berupa jalan turun menikung, kendaraan oleng dan jatuh ke jurang sedalam 10 meter.
Sriasih tewas di TKP. Susanti masih sadar dan sempat ditolong warga, dibawa ke RS Gema Santi. Namun, nyawa Susanti tak tertolong. Janin yang dikandungnya juga meninggal dunia.
Pihak Polsek Nusa Penida masih menyelidiki kasus kecelakaan tersebut. Kapolsek Nusa Penida Kompol Ida Bagus Putra Sumerta mengatakan, sudah ada pengecekan ke TKP.
Dia menjelaskan, lokasi kecelakaan adalah jalan menurun dan berbelok. Sejatinya kondisi aspal cukup baik dan jalan lebar.
"Di sisinya berupa jurang sedalam sekitar 10 meter,” ujar Kompol Sumerta, Senin (12/2).
Temuan sementara, kata dia, diduga karena pengendara hilang kendali atas kendaraannya.
Yang masih jadi teka-teki adalah apa penyebab korban kehilangan kendali atas kendaraannya, apakah karena rem blong, atau penyebab lainnya.
"Penyebab sementara kecelakaan, bahwa pengendara tidak dapat menguasai kendaraannya di TKP. Tapi untuk teknisnya masih dalam lidik," kata dia.
Namun, Kompol Ida Bagus Putra Sumerta menyatakan, kecelakaan berakibat fatal karena para korban juga tidak mengenakan helm. ***
Editor : Y. Raharyo