JEMBRANAEXPRESS - Dua pria nyaris meregang nyawa saat kobaran api ganas melahap tempat mereka bekerja di SPBU Jalan Cokroaminoto, Banjar Balun, Denpasar. Satu orang korban di antaranya nyaris terbakar sekujur tubuhnya.
Muhamad Anwar (27) dan Mohamad Mubarok (27) dilarikan ke rumah sakit dengan luka bakar serius setelah terjebak dalam tangki pendam di SPBU tersebut pada Senin (19/2) siang.
Kedua pria asal Banyuwangi ini merupakan petugas yang ditugaskan untuk membersihkan tanki pendam di SPBU tersebut.
Saat kejadian, Anwar dan Mubarok sedang berada di atas tanki pendam yang kosong. Tiba-tiba, api besar muncul dari tanki dan menjebak mereka dalam lautan api.
Karyawan SPBU yang melihat kejadian tersebut panik dan berusaha memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR).
Petugas pemadam kebakaran dari BPBD Kota Denpasar yang datang tak lama kemudian berhasil memadamkan api.
Anwar dan Mubarok yang mengalami luka bakar dilarikan ke RSUD Wangaya.
Anwar yang mengalami luka bakar lebih parah yakni hampir sekujur tubuh kemudian dirujuk ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar.
Luka bakar yang dialami Anwar mencapai 71 persen pada kedua tangan, kaki, dan kepala.
Sementara itu, Mubarok mengalami luka bakar yang lebih ringan. Hanya 20 persen tubuhnya yang terbakar, yakni pada kedua kaki dan kepala.
Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, pihaknya telah memasang police line di lokasi kejadian dan memeriksa kondisi kedua korban.
Dia menjelaskan, diduga penyebab kebakaran adalah akibat hubungan arus pendek atau korsleting listrik pada pompa tangki pendam.
"Kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 25 juta," ujar Jansen.
Kasus kebakaran SPBU ini masih diselidiki oleh pihak kepolisian. ***
Editor : Y. Raharyo