JEMBRANA EXPRESS - Para petualang yang bersemangat menuju Pura Lempuyang di Desa Adat Purwayu, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali, mendapati pintu gerbangnya tertutup rapat.
Tanpa memahami alasan di balik penutupan tersebut, para pengunjung pun harus putar balik dalam rasa penasaran.
Bendesa Adat Purwayu, I Nyoman Jati, mengungkapkan bahwa belasan pengunjung, sebagian besar bersepeda motor, terpaksa harus menunda rencana liburan mereka.
"Mereka datang tanpa menyadari bahwa sedang berlangsung prosesi pujawali di pura kami," ujarnya, Jumat (1/3).
Kejadian ini menyebabkan kekecewaan bagi para wisatawan yang berharap untuk menikmati keindahan dan keagungan Pura Lempuyang.
Namun, dengan sigap, tim pecalang telah dipersiapkan untuk memberikan informasi kepada para pengunjung yang datang.
Jati menegaskan bahwa meskipun terjadi kejadian ini, prosesi pujawali di Pura Lempuyang tetap berjalan lancar tanpa terlalu banyak kerumunan.
"Para pengunjung yang datang untuk beribadah pun masih bisa mengakses pura dengan tertib," tambahnya.
Sementara itu, objek wisata ini diperkirakan akan dibuka kembali untuk umum pada tanggal 3 Maret mendatang, setelah selesai prosesi pujawali.
Para pengunjung yang terpaksa kembali hari ini diharapkan dapat kembali untuk menikmati pesona Pura Lempuyang yang megah. ***
Editor : I Putu Suyatra