Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Kisah Warga Gitgit Buleleng Bali: Rumah Tergerus Longsor, Jaringan Listrik, Air Putus, Bale Bengong Hanyut

Dian Suryantini • Minggu, 10 Maret 2024 | 23:32 WIB
TETAP WASPADA: Musibah tanah longsor di Buleleng, Bali mengakibatkan kerusakan jaringan listrik, air, telepon seluler dan rumah warga.
TETAP WASPADA: Musibah tanah longsor di Buleleng, Bali mengakibatkan kerusakan jaringan listrik, air, telepon seluler dan rumah warga.

BULELENG, JEMBRANA EXPRESS-Sisa material longsor di KM 18 Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali masih terlihat berserakan pada Minggu (10/3).

 

Tim BPBD Buleleng dan PLN tampak sibuk melakukan perbaikan beberapa kerusakan jaringan.

 

Di sepanjang jalan, tiang listrik dan tiang jaringan seluler terlihat bergelimpangan, bahkan beberapa diantaranya jatuh ke jurang disampingi jalan raya yang menghubungkan Denpasar-Buleleng.

 

Putu Sedana, seorang warga di Desa Gitgit, menyatakan bahwa rumahnya terkena dampak tanah longsor yang terjadi akibat hujan lebat pada Sabtu (9/3).

Angin kencang yang menyertai hujan merobohkan beberapa tiang listrik dan tiang jaringan telepon.

 

Akibatnya, listrik di rumahnya padam, dan bale bengong miliknya ikut tergerus longsor hingga ke jurang.

 

“Rumah saya hampir sepenuhnya tergerus longsor. Pipa air juga hanyut dan putus. Listrik juga padam. Untung satu pelinggih saya yang ada di pinggir jalan masih aman,” ungkapnya.

Baca Juga: Bencana Alam di Bali Utara: Jalur Wisata Lumba-Lumba Tergenang, Perabotan Rumah Tangga Hanyut

Putu Sedana menjadi saksi mata peristiwa longsor yang menewaskan Kadek Angkasa, pemuda dari Desa Menyali, Kecamatan Sawan.

 

Meskipun mengakui rawan longsor, ia tetap tinggal di kawasan tersebut selama 8 tahun.

 

Peristiwa longsor di shortcut titik 7 wilayah Banjar Dinas Wirabuana, Desa Gitgit, menutupi jalan dan menyebabkan kemacetan selama beberapa jam.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, menyatakan bahwa material longsor di Jalan Singaraja-Denpasar KM 18 telah berhasil dibersihkan oleh berbagai pihak, termasuk BPBD, kepolisian, Balai Jalan Nasional, dan relawan masyarakat.

 

Meskipun pembersihan sudah dilakukan, jalan nasional tersebut akan ditutup kembali mulai pukul 13.00 WITA hingga pukul 16.00 WITA sebagai langkah antisipatif terhadap potensi bencana serupa.

Ariadi juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat bepergian, terutama di cuaca ekstrim, dan menyarankan menunda perjalanan jika tidak mendesak, terutama saat hujan deras.

 

“Kami imbau agar tetap waspada dan hati-hati saat bepergian. Jika hujan deras dan tidak terlalu mendesak, sebaiknya perjalanan ditunda sementara waktu untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan,” ungkapnya.(*)

Editor : Suharnanto Jembrana Express
#buleleng #bali #longsor