JEMBRANAEXPRESS - Sudah sepekan berlalu sejak kecelakaan maut di Jalan Raya Denpasar-Singaraja km 36,1, namun polisi masih gagal ungkap minibus yang menabrak.
Kecelakaan di Banjar Dinas Peneng, Desa Mekarsari, Baturiti, Tabanan, itu merenggut nyawa I Kadek Yudiana (22) dan melukai I Ketut Purna (22).
Kasat Lantas Polres Tabanan, AKP Adrian Rizki Ramadhan, menjelaskan bahwa timnya telah melakukan pencarian dan pemantauan di sekitar TKP selama tujuh hari, namun identitas kendaraan yang menabrak korban masih belum diketahui.
"Kami belum mengetahui identitas kendaraan yang menabrak korban," ujar AKP Adrian pada Rabu (1/5).
Upaya olah TKP ulang yang dilakukan Sat Lantas Polres Tabanan menemukan bekas goretan sepanjang 7 meter di sebelah barat as jalan, diduga milik sepeda motor Honda Vario DK 3312 FAW yang dikendarai korban.
"Kami tidak bisa mengetahui identitas minibus tersebut. Namun Minibus yang kabur usai tabrakan kami masih cari dan dalami," tambah AKP Adrian.
Kecelakaan terjadi pada Rabu (24/4) lalu, saat sepeda motor yang dikendarai korban ditabrak minibus dari arah Singaraja menuju Denpasar.
Minibus tersebut mendahului kendaraan di depannya dan melewati marka jalan, kemudian menabrak sepeda motor korban yang datang dari arah Denpasar.
Akibat tabrakan, Yudiana meninggal dunia dalam perjalanan ke RS Semara Ratih, sedangkan Purna mengalami luka parah dan dirawat di RSUP Prof. Ngoerah.
Polisi mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor. ***
Editor : Y. Raharyo