Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

LUCU! Setiap Event Internasional TPA Suwung Ditutup, Kali Ini Tabanan Siap Ikut 'Sembunyikan' Sampah Denpasar selama WWF

IGA Kusuma Yoni • Rabu, 8 Mei 2024 | 21:18 WIB
TPA Mandung Tabanan siap menampung sampah dari TPA Suwung Denpasar.
TPA Mandung Tabanan siap menampung sampah dari TPA Suwung Denpasar.

JEMBRANAEXPRESS - Buruknya dalam pengelolaan sampah di Bali kembali ditunjukkan pemerintah menjelang event internasional World Water Forum (WWF) Mei 2024 ini. Salah satunya adalah dengan cara menutup TPA Suwung.

Bukan kali ini saja TPA Suwung selalu menjadi perhatian pemerintah pusat ketika ada event internasional.

Namun, setelah event itu selesai, masalah TPA Suwung tidak diatasi dan kembali seperti biasa.

Saat event IMF-WB Annual Meeting pada 2018, TPA Suwung jadi perhatian pemerintah pusat. Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan turun tangan.

Ingin menjadikan lebih dari setengah lahan TPA Suwung jadi taman. Dan sisanya jadi PLTSa alias pembangkit listrik tenaga sampah. 

Tapi, setelah event IMF-WB itu lewat, tidak ada apa-apa. Hanya ada pengurukan sampah saja. Masalah sampah di Denpasar dan sekitarnya juga tidak ada perbaikan signifikan.

Lebih lanjut saat event KTT G-20, TPA Suwung juga jadi perhatian. Bahkan, TPA Suwung ditutup selama acara tersebut. Yakni pada 15-16 November 2022.

Setelah acara KTT G20 selesai, pengelolaan sampah kembali seperti biasa. Tidak ada perubahan signifikan.

Kini, menjelang perhelatan World Water Forum (WWF) di bulan Mei 2024, TPA Suwung juga akan ditutup sementara.

Kini, kabar terbaru, Pemkab Tabanan siap ikut membantu menyembunyikan sampah dari Denpasar saat TPA Suwung Denpasar ditutup sementara.

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menyatakan kesiapannya untuk menerima kiriman sampah dari Denpasar. Dua lokasi telah disiapkan sebagai tempat pembuangan sampah sementara, yaitu  TPA Mandung di Desa Sembung Gede, Kerambitan, dan Lahan bekas galian C di Desa Kelating, Kerambitan.

Sanjaya menjelaskan bahwa penutupan TPA Suwung merupakan instruksi dari pemerintah pusat dan disertai arahan untuk memindahkan sampah Denpasar ke Tabanan. Hal ini telah dikaji dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait.

Pengiriman sampah dari Denpasar ke Tabanan bukan hal baru. "Kondisi seperti ini kan tidak terjadi sekarang saja. Sudah beberapa kali kami menerima sampah dari Denpasar. Jadi sudah menjadi hal yang biasa," ungkap Sanjaya.

Lahan bekas galian C Kelating, yang sebelumnya digunakan sebagai lokasi penanganan darurat sampah saat kebakaran di TPA Mandung tahun lalu, akan diperbaiki infrastrukturnya untuk menampung sampah dari Denpasar.

"Untuk eka galian C Kelating, karena saat ini menjadi salah satu lokasi alternatif di Tabanan, tentunya kami di Pemerintah Daerah akan berusaha untuk membantu semaksimal mungkin. Salah satunya adalah dengan memperbaiki infrastruktur," jelas Sanjaya.

Koordinasi dengan tim teknis dan Dinas Lingkungan Hidup terus dilakukan untuk memastikan kelancaran proses penampungan sampah selama WWF berlangsung. ***

Editor : Y. Raharyo
#tabanan #tpa mandung #WWF 2024 #denpasar #tpa suwung ditutup