Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Ini Pengakuan Pemangku Ngibing Joged Tak Senonoh, Berawal dari Bayar Kaul karena Bisa Lunasi Cicilan Truk

Rika Riyanti • Kamis, 9 Mei 2024 | 03:02 WIB
Foto kiri, pemangku JD saat ngibing joged bumbung tak senonoh. Foto kanan saat dipanggil Satpol PP Bali.
Foto kiri, pemangku JD saat ngibing joged bumbung tak senonoh. Foto kanan saat dipanggil Satpol PP Bali.

JEMBRANAEXPRESS - Video joged bumbung yang dianggap tidak sesuai norma dan etika di Desa Songan, Bangli, Bali, viral di media sosial. Satpol PP pun sudah memanggil penari dan pengibing yang mengenakan pakaian pemangku.

Dalam kesempatan itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali sudah memanggil penari dan pengibing joged tersebut untuk diberikan edukasi.

Kepala Satpol PP Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi, menegaskan pentingnya menjaga kelestarian budaya Bali yang adiluhung, termasuk joged bumbung yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Tak Benda.

"Mari bersama kita jaga budaya kita agar tidak tercemar dan lama-lama menghilang," tegas Dharmadi di Ruang Rapat Kantor Satpol PP, Rabu (8/5).

Pemanggilan ini dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa dan memastikan agar pertunjukan joged bumbung tetap sesuai dengan norma dan etika budaya Bali.

Dalam pertemuan tersebut, penari joged berinisial AR dan pengibing berinisial JD menjelaskan bahwa kejadian tersebut berawal dari janji atau kaul dari JD.

JD berjanji untuk menampilkan joged setelah berhasil melunasi pinjaman kredit dalam pembelian truk milik anaknya yang bernama Pastiada.

"Kalau (cicilan) truknya sudah lunas, saya berjanji akan ngaturang joged barung 3 di depan pelinggih rong 3 di rumah,” jelasnya.

Maka, JD akhirnya menunaikan kaulnya ketika cicilan kredit truknya untuk anaknya sudah lunas.

Pada saat wali/ piodalan di merajan alit di rumahnya, pada hari Rabu (6/3/2024) akhirnya dgelar tiga sekehe joged dari Tabanan, Bangli dan Buleleng.

Masing-masing sekehe joged membawa dua penari. Sehingga ada enam penari. Nah, saat itu, JD yang berpakaian putih-putih ala pemangku ngibing dengan penari joged yang tidak senonoh hingga videonya viral. ***

Editor : Y. Raharyo
#pemangku ngibing joged bumbung #joged bumbung #bangli #bali