Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Brutal! Pemotor di Kuta Lakukan Tindak Kekerasan, Seorang Petugas Bakamda Terluka Kena Pukulan

Putu Resa Kertawedangga • Sabtu, 20 Juli 2024 | 02:25 WIB
Pemotor di Kuta melakukan kekerasan terhadap petugas Bakamda.
Pemotor di Kuta melakukan kekerasan terhadap petugas Bakamda.

JEMBRANAEXPRESS.COM-Seorang pemotor melakukan tindak kekerasan, memukul Petugas Bantuan Keamanan Desa Adat (Bakamda) Kuta pada Kamis (18/7/2024).

 

Kejadian kekerasan tersebut bermula ketika pelaku melakukan aksi ugal-ugalan di Jalan Bakung Sari, Kuta namun malam marah setelah ditegur petugas.

 

Dalam video yang beredar, terlihat pelaku melakukan kekerasan memukkul petugas Bakamda beberapa kali.

Video berdurasi 5 menit ini juga memperlihatkan warga yang mencoba melerai tindak kekerasan tersebut.

 

Bendesa Adat Kuta, Komang Alit Ardana, mengonfirmasi kejadian tersebut pada Jumat (19/7/2024).

Ia menjelaskan bahwa aksi pemukulan terjadi sekitar pukul 02.00 WITA. Saat itu, ada seorang pemotor yang melakukan aksi standing atau mengangkat ban depan motornya.

 

Ketika ditegur oleh petugas Bakamda di lampu merah, terjadi adu mulut hingga pelaku yang diduga berasal dari Buleleng ini dikejar sampai parkiran Pantai Kuta.

Baca Juga: UPDATE, Helikopter Jatuh di Tebing Pantai Suluban Balli Angkut WNA, Satu Orang Patah Tulang

Di lokasi tersebut, petugas Bakamda yang datang belakangan langsung dihantam oleh pelaku.

 

Pukulan demi pukulan mengenai bagian kepala petugas tersebut. Akhirnya, setelah dilerai, pelaku melarikan diri.

 

"Petugas Bakamda kami tidak terluka parah, tetapi saya tidak terima karena petugas keamanan milik desa adat diperlakukan seperti itu oleh orang yang tidak benar. Saya minta petugas tersebut divisum dan dilaporkan ke polisi agar pelaku diamankan," jelas Alit Ardana.

Menurutnya, wilayah Kuta sering dijadikan lokasi balap liar sekitar pukul 03.00-04.00 WITA, yang mengganggu warga sekitar.

 

"Kami antisipasi dengan memerintahkan Bakamda untuk mengamankan apabila ada anak-anak muda yang berkumpul terindikasi melakukan balap liar. Ini perintah saya agar tidak ada balap liar yang mengganggu jam tidur warga sekitar," ungkapnya.

Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian, dan Alit Ardana meminta Polsek Kuta untuk mengusut tuntas dan menangkap pelaku.

 

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan efek jera agar kejadian serupa tidak terulang dan institusi desa tidak dilecehkan. (*)

 

Editor : Suharnanto Jembrana Express
#kekerasan #bakamda #kuta #pemotor