JEMBRANAEXPRESS.COM-Pemkab Tabanan Bersiap menyelenggarakan sekolah rakyat bagi jenjang SD, SMP, dan SMA dengan menyasar masyarakat kurang mampu.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan, pada Selasa (15/4/2025), menyampaikan sekolah rakyat telah membuka pendaftaran peserta didik baru untuk tahun ajaran 2025/2026.
"Melalui surat edaran bernomor 460/702/Dinsos P3A, kami resmi membuka pendaftaran Sekolah Rakyat. Harapannya, program ini bisa menjadi salah satu solusi pemerataan akses pendidikan sekaligus pengentasan kemiskinan," jelasnya.
Meski proses pendaftaran sudah berjalan, Gunawan mengakui bahwa pihaknya masih berupaya mencari lahan seluas minimal 2,5 hektare untuk pembangunan gedung sekolah.
Untuk sementara, kegiatan belajar-mengajar akan memanfaatkan fasilitas Balai Mahatmiya di Kecamatan Kediri.
"Balai Mahatmiya akan digunakan sementara hingga lahan permanen untuk sekolah dapat ditentukan," ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Sentra Mahatmiya Bali, Sumarno Sri Wibowo menuturkan, jenjang pendidikan yang akan dibuka di Sentra Mahatmiya Bali adalah tingkat SMP.
Para siswa akan mengikuti pembelajaran sesuai kurikulum nasional, dilengkapi kegiatan ekstrakurikuler dan pendidikan karakter.
"Kami ingin mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, bermental kuat, dan memiliki karakter yang tangguh," katanya.
Wibowo menambahkan, sasaran utama dari program ini adalah anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, termasuk yang masuk dalam kategori desil satu dan dua.
Mereka juga akan difasilitasi dengan tempat tinggal berupa asrama selama menempuh pendidikan.
Untuk tahun ajaran perdana, pendaftaran dibuka untuk dua rombongan belajar (rombel), masing-masing terdiri dari 25 siswa. "Proses pembelajaran akan dimulai pada Juli 2025," tutupnya.(*)
Editor : Suharnanto