Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Petani Kintamani Tenggelam di Danaur Batur, Ditemukan di Kedalaman 5 Meter Keluarga Menolak Autopsi

I Made Mertawan • Selasa, 13 Mei 2025 | 02:25 WIB
Polres Bangli melakukan olah TKP petani meninggal di Danau Batur Kintamani Bangli.
Polres Bangli melakukan olah TKP petani meninggal di Danau Batur Kintamani Bangli.

JEMBRANAEXPRESS.COM-Seorang petani I Nengah Muada ,33, meninggal dunia akibat tenggelam di Danau Batur, Kintamani, Bangli.

 

Muada  warga Banjar Ulun Danu, Desa Songan B, ditemukan meninggal tenggelam usai terjatuh ke Danau Btur Kintamani, Senin pagi (12/5/2025).

 

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 04.30 Wita saat korban sedang memeriksa jala ikan sejauh kurang lebih 20 meter dari bibir Danau Batur.

Diduga kuat, penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh saat berada di atas perahu kecil, hingga oleng dan terbalik. Korban pun terjatuh dan akhirnya tenggelam.

 

Kapolsek Kintamani, Kompol I Nengah Sukerna menjelaskan, kejadian itu pertama kali diketahui oleh I Nyoman Agus Suriawan ,41, warga satu banjar yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi.

 “Saksi mendengar suara batuk dari arah danau lalu menyinari dengan senter. Ia melihat perahu korban dalam kondisi miring sebelum akhirnya terbalik,” ujar Sukerna.

 

Agus kemudian bergegas memberi tahu keluarga korban. Warga pun melakukan pencarian secara manual, dibantu petugas kepolisian yang datang ke lokasi.

 

 

Setelah hampir tiga jam pencarian, tepat pukul 07.15 Wita, tubuh korban ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa di kedalaman sekitar 5 meter dari titik awal terbaliknya perahu.

Pihak Polsek Kintamani bersama tim dari Polres Bangli segera melakukan olah TKP. Pemeriksaan medis awal dari dokter Puskesmas Kintamani V menunjukkan korban mengalami tanda-tanda kaku mayat dan lebam, tanpa adanya luka kekerasan atau tanda pembusukan.

 

Pihak keluarga korban menyatakan ikhlas menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak autopsi.

 

“Korban diduga tenggelam karena epilepsi kambuh saat berada di tengah danau,” tutup Kapolsek Sukerna.(*)

 

Editor : Suharnanto
#kintamani #petani #Danau Batur #tenggelam #epilepsi