JEMBRANAEXPRESS.COM – Menyambut dimulainya tahun ajaran 2025-2026, program Sekolah Rakyat (SR) tingkat SLTP di Tabanan akan resmi dibuka pada Senin, 14 Juli 2025.
Sentra Mahatmiya yang berada di Desa Banjaranyar, Kecamatan Kediri, Tabanan dipilih sebagai lokasi pelaksanaan pendidikan alternatif setara SMP ini.
Menurut Kepala Sentra Mahatmiya Bali Kementerian Sosial, Sumarno Sri Wibowo, segala kebutuhan belajar-mengajar telah dipersiapkan secara matang, mulai dari tenaga pengajar hingga sarana prasarana penunjang kegiatan siswa.
“Fasilitas di Sekolah Rakyat Tabanan ini serba baru. Kami memiliki tiga ruang kelas yang berada di lantai dua, asrama putra dan putri yang terpisah, serta fasilitas pendukung seperti ruang makan, ruang musik, laboratorium komputer dan IPA, hingga perpustakaan,” terang Sumarno.
Sebanyak 13 guru Sekolah Rakyat termasuk kepala sekolah telah ditugaskan untuk mendampingi proses pendidikan.
Tak hanya guru, juga ada wali asrama dan wali asuh, di mana satu wali asuh akan mendampingi 10 siswa secara intensif, sesuai dengan regulasi Kementerian Sosial.
Untuk tahun ajaran kali ini, jumlah siswa Sekolah Rakyat Tabanan mencapai 75 orang, terdiri dari 39 siswa laki-laki dan 36 siswi perempuan.
Mereka akan dibagi ke dalam tiga kelas, masing-masing berisi 25 siswa.
Pada hari pertama, para siswa akan mengikuti proses registrasi, pengenalan lingkungan sekolah dan fasilitas asrama, serta menjalani tes kesehatan dan tes bakat/talenta.
“Semua telah disiapkan agar proses pendidikan berjalan optimal. Kami berharap Sekolah Rakyat ini bisa menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya anak-anak dari latar belakang kurang mampu secara maksimal,” pungkas Sumarno. (*)
Editor : Suharnanto