JembranaExpress.Com - Di usia yang masih muda, I Putu Bagus Padmanegara telah menorehkan jejak panjang dalam dunia kepemudaan, pendidikan, kepemimpinan, hingga pengabdian masyarakat.
Lahir di Gianyar pada 3 Desember 2001, sosok asal Banjar Tebesaya, Ubud ini menjadi representasi generasi muda Bali yang aktif membangun daerah melalui gagasan, aksi sosial, dan gerakan kepemudaan.
Baca Juga: Aci Pertiwi di Gianyar, Ratusan Pemuda Hindu Tanam Pohon Sambut Tumpek Wariga
Namanya dikenal luas di kalangan organisasi pemuda dan mahasiswa. Saat ini, Bagus Padmanegara dipercaya sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Gianyar periode 2025–2028, sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat Forum Kader Pemuda Bela Negara (FKPBN) periode 2024–2027.
Sebelumnya, ia juga dikenal sebagai Presiden Mahasiswa BEM Universitas Udayana tahun 2023/2024 dan Koordinator Isu Pendidikan Tinggi Aliansi BEM Seluruh Indonesia.
Ditemui Minggu (24/5/2026), Bagus menjelaskan bahwa organisasi bukan sekadar tempat membangun relasi, melainkan ruang belajar untuk menciptakan perubahan nyata bagi masyarakat.
“Organisasi bukan sekadar tempat berjejaring, melainkan ruang belajar untuk menciptakan perubahan,” jelasnya.
Di balik kiprah organisasinya, perjalanan akademik Bagus juga terbilang impresif. Alumni SMA Negeri 1 Gianyar ini berhasil menyelesaikan dua program sarjana sekaligus, yakni Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas Udayana pada periode 2020–2024 dan Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mahendradatta pada 2021–2025.
Baca Juga: Lupa Tinggalkan HP di Warung Es, Korban Rugi Rp16 Juta, Pelaku Akhirnya Ditangkap
Tak berhenti di sana, ia kini melanjutkan pendidikan Magister Kenotariatan di Fakultas Hukum Universitas Udayana.
Semangat belajar dan kepemimpinannya juga membawanya mengikuti berbagai pendidikan strategis tingkat nasional, mulai dari Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan LEMHANNAS RI, Pendidikan Bela Negara Kementerian Pertahanan RI, hingga Pendidikan Kader Pemimpin Muda Nasional Kementerian Pemuda dan Olahraga RI pada 2024.
Berbagai penghargaan pun berhasil diraih sepanjang perjalanan organisasinya. Pada tahun 2024, Bagus menerima penghargaan Pemuda Berprestasi Nasional Bidang Kepemimpinan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut semakin mengukuhkan kiprahnya sebagai salah satu pemuda inspiratif Indonesia yang aktif mendorong pemberdayaan generasi muda.
Di bidang kreatif, Bagus dikenal sebagai sosok multitalenta. Karya film dokumenternya berjudul Wenara Wangun Desa berhasil meraih juara pertama dalam Bali International Film Festival kategori dokumenter, sekaligus menjuarai Festival Film Pelajar Gianyar.
Selain perfilman, ia juga menorehkan berbagai penghargaan dalam kompetisi fotografi, vlog, karya tulis ilmiah, hingga ajang kreatif tingkat nasional.
Ketertarikannya terhadap isu sosial, budaya, dan pendidikan membuatnya aktif terlibat dalam berbagai program pengabdian masyarakat. Pada 2023, ia turut berkontribusi dalam inventarisasi Ekspresi Budaya Tradisional (EBT) dan pengetahuan tradisional di sejumlah kabupaten di Bali seperti Gianyar, Klungkung, Karangasem, hingga Buleleng.
Baginya, pelestarian budaya menjadi bagian penting dalam menjaga identitas Bali di tengah arus modernisasi.
Kemampuan berbicara di depan publik juga mengantarkannya menjadi pembicara dalam berbagai seminar, talkshow, hingga forum nasional. Mulai dari isu pendidikan tinggi, kepemimpinan pemuda, demokrasi, kesehatan mental, bela negara, hingga pemberdayaan generasi muda pernah ia bawakan di kampus, instansi pemerintah, hingga media nasional.
Baca Juga: Jelang Idul Adha, Petugas Periksa Ratusan Kambing Kurban di Jembrana, Temukan Hewan Sakit dan Cacat
Meski telah mengoleksi puluhan prestasi dan menduduki sejumlah jabatan strategis, Bagus tetap aktif turun langsung bersama komunitas kepemudaan di Gianyar. Berbagai kegiatan seperti pelatihan kepemimpinan pemuda, jambore pemuda, seminar kepemudaan di STT, hingga program pemberdayaan generasi muda terus ia dorong sebagai upaya mencetak pemimpin masa depan.
Bagi I Putu Bagus Padmanegara, menjadi pemuda bukan hanya soal usia, melainkan keberanian mengambil peran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: Pemkab Jembrana Bagikan Hewan Qurban ke 69 Masjid, Anggaran Naik Jadi Rp246 Juta
Di tengah tantangan zaman, ia membawa pesan bahwa generasi muda Bali harus tetap berakar pada budaya, kuat dalam pendidikan, serta siap berkontribusi untuk daerah dan bangsa.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa