GIANYAR, JEMBRANA EXPRESS - Bali United nampaknya mulai dihantui kekhawatiran adanya tekanan dari segala arah menjelang pertarungan dengan PSIS Semarang.
Tekanan pertama datang dari sang rival Bali United sendiri yaitu Madura United yang baru menang di pekan ke-28.
Dengan kemenangan itu, Madura United kini mengantongi poin sama dengan Bali United (45 poin).
Untungnya, asuhan Teco Cugurra punya satu laga untuk kesempatan menjauhkan diri dari kejaran Laskar Sape Kerap itu.
Syaratnya adalah menang atas PSIS Semarang, Jumat 8 Maret 2024 besok di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Jika misi itu direalisasikan, Bali United akan aman. Bahkan menyalip PSIS Semarang yang notabene peringkat 3 sementara.
"Madura (United) baru saja menang kemarin dan punya poin sama dengan kami. Kalau besok menang, Bali United bisa salip PSIS," ujar pelatih Bali United, Stefano Teco Cugurra saat pre match press conference di Bali United Cafe, Kamis 7 Maret 2024 siang.
Meski main di kandang, minus Bali United hanya dipersiapan. Soal mental, diakui Teco Cugurra jelas sangat siap.
"Kami hanya kurang waktu latihan. Mereka (PSIS) punya waktu latihan lebih banyak 1 hari dibandingkan kami. Tapi kami tidak menyerah, tetap kerja keras untuk dapat hasil positif," tegas pelatih asal Brasil ini.
Baca Juga: Bali United Vs PSIS Semarang, Stefano Cugurra Siapkan Hal Ini untuk Rebut 3 Poin di Kandang
Kemudian pressure kedua adalah dari suporter sendiri. Pasca kalah memalukan dari Barito Putera di pekan sebelumnya, suporter mulai menunjukkan kekecewaan, terutama terhadap diri Teco Cugurra. Bahkan pesimis Bali United bisa finish di peringkat 4 di regular series.
"Saya harap suporter bisa datang besok penuhi stadion. Kehadiran suporter yang banyak menjadi tenaga tambahan kami dan psywar bagi lawan," tandasnya. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express