DENPASAR, JEMBRANA EXPRESS - Sejatinya, kapasitas Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar adalah 15.000 kursi namun rata-rata yang terisi tak sampai setengahnya.
Hal ini wajar karena di awal musim terjadi kenaikan harga tiket masuk stadion Dipta serta performa Bali United yang inkonsisten. Sehingga penonton merasa jengkel dengan Bali United dengan cara tidak hadir di stadion.
Tapi ada dua laga yang mampu menyedot perhatian suporter. Sehingga, laga tersebut beda dari biasanya karena kursi Stadion Dipta terlihat penuh, khususnya di tribun timur, utara, dan barat.
Rekor penonton pertama musim ini adalah ketika Bali United menjamu Persib Bandung pada 18 Desember 2023 lalu. Saat itu, jumlah penonton mencapai 10.607 orang.
Wajar saja, karena Persib Bandung bisa dikatakan musuh bebuyutan Bali United. Apalagi, Serdadu Tridatu memiliki catatan tak pernah kalah atas Persib Bandung selama 7 tahun di semua ajang. Sayangnya, laga panas itu berakhir dengan skor imbang 0-0.
Kedua adalah saat Bali United berhadapan dengan Persija Jakarta di pekan ke-30 Liga 1, pada 30 Maret 2024 lalu. Jumlah penonton yang hadir mencapai 9. 499 orang.
Yang lebih spesial, ribuan pasang mata itu menjadi saksi kemenangan dramatis 1-0 Serdadu Tridatu dimana terjadi begitu banyak drama.
Dua diantaranya adalah pinalti Spasojevic yang berujung gol, dan pinalti Persija yang dimentahkan kiper Adilson Maringa.
Baca Juga: Perbandingan Thom Haye Vs Muhammad Tahir, Benarkah Pemain Naturalisasi 11-12 dengan Lokal?
Itulah dua match kandang Bali United yang dihadiri banyak suporter. Jika nantinya asuhan Teco Cugurra melaju ke babak Championship Series, bukan tidak mungkin Stadion Dipta akan dibanjiri penonton kembali karena menggunakan sistem home-away. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express