JEMBRANAEXPRESS - Harga pasaran gelandang bertahan Bali United, Tegar Infantrie, mengalami penurunan drastis atau anjlok sejak menjadi "camat" di Bali United.
Ia jarang dimainkan oleh pelatih Bali United Stefano Cugurra alias Teco. Tegar yang direkrut Bali United pada musim ini, masih menjadi "camat" alias cadangan mati.
Sejak direkrut, pemain berusia 24 tahun itu hanya mendapatkan sedikit menit bermain. Dalam kompetisi reguler Liga 1, dia baru dimainkan dalam 3 laga dengan total 41 menit bermain.
Debutnya di Liga 1 bersama Bali United terjadi pada pekan ke-11 saat melawan mantan klubnya, PSIS Semarang. Dia dimainkan sebagai pemain pengganti pada menit ke-59, namun Bali United harus menelan kekalahan 1-2.
Pada dua laga lainnya, dia hanya dimainkan pada menit-menit akhir. Saat melawan Persebaya pada pekan 16, dia bermain selama 8 menit. Dan pada pekan ke-20 saat melawan Madura United, dia hanya bermain selama 2 menit.
Sebelum bergabung dengan Bali United, Tegar merupakan salah satu pemain utama di Persikabo pada musim 2022/2023. Dia memainkan 30 laga dan mencatat 1 assist.
Sejak menjadi "camat" di Bali United, harga mantan pemain Persikabo ini pun anjlok.
Saat masih bersama Persikabo, harga Tegar dilihat dari laman Transfermarkt sempat naik ke angka Rp2,17 miliar.
Namun, setelah menjadi pemain Bali United, harganya merosot menjadi Rp1,74 miliar pada 17 Agustus 2023.
Bahkan per 16 Februari 2024, harganya kembali merosot menjadi Rp1,3 miliar.
Penurunan harga ini menunjukkan bahwa Tegar perlu bekerja keras untuk mendapatkan tempat utama di tim Bali United.
Dia harus menunjukkan kemampuan terbaiknya di sesi latihan dan memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh Teco untuk menunjukkan permainannya.
Jika Tegar terus jarang dimainkan, bukan tidak mungkin harga Tegar akan terus menurun di masa depan. Dan dia akan layu di usia emasnya.
Apalagi, Bali United memiliki banyak gelandang bertahan. Ada Mohammed Rashid, Luthfi Kamal, Fadil Sausu, dan gelandang bertahan muda macam Made Tito dan Gede Sunu.
Regular series Liga 1 tinggal menyisakan 4 laga. Pada pekan 31 Bali United akan bertandang melawan Persikabo, eks mantan klub Tegar pada 15 April 2024.
Akankah dia dimainkan melawan mantan klubnya di saat Bali United membutuhkan poin untuk mengamankan championship series? Atau tetap menjadi penghangat bangku cadangan? Kita lihat nanti. ***
Editor : Y. Raharyo