DENPASAR, JEMBRANA EXPRESS - Suporter Bali United nampaknya sudah melupakan kekalahan memalukan atas Persikabo 1973.
Di tanggal 20 April 2024 mendatang, Bali United bakal menjamu tamu di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar dengan lawan paling 'ditunggu' oleh para Semeton Dewata.
Di pekan ke-32 nanti, Bali United menjamu Bhayangkara Presisi FC. Laga kandang ini nampaknya menjadi momentum suporter untuk meluapkan emosi mereka.
Betapa tidak, 7 tahun lalu, Bali United gagal meraih juara karena indikasinya Bhayangkara Presisi FC 'merampok' gelar juara tersebut.
Baca Juga: Kenapa Tiga Pilar Bali United Absen saat Lawan Persikabo 1973? Simak Alasan Teco Cugurra
Akibatnya, suporter Bali United memberikan catatan hitam kepada The Guardians.
Dan di Stadion Dipta nanti, suporter tentunya sangat menginginkan Bali United mampu mempecundangi The Guardians sekaligus menjadi saksi mengantarkan mereka ke gerbang pintu degradasi.
Apalagi ajakan untuk merahkan Stadion Dipta sudah bertebaran di media sosial fanbase Bali United.
Baca Juga: Turis Aljazair Berulah di Bali, Imigrasi Jebloskan Dalam Tahanan Sambil Menunggu Pendeportasian
Dengan dibumbui kenangan 7 tahun silam itu, suporter merasa terpanggil dan wajib mendukung Ricky Fajrin dkk untuk menjungkalkan tim calon degradasi tersebut.
Sementara pelatih Bali United, Stefano Teco Cugurra berharap saat laga kandang nanti, suporter datang berduyun-duyun dan memberikan semangat kepada pemain.
Baca Juga: NGERI! Viral di Medsos, Siswa SMP di Klungkung Bali Nyaris Terlibat Bentrok
"Mudah mudahan stadium penuh agar pemain punya semangat penuh juga. Kami butuh kemenangan, tapi Bhayangkara FC juga butuh poin. Dengan hadirnya banyak suporter, laga pasti berjalan seru," tegas Teco Cugurra.
Saat ini Bhayangkara Presisi FC berada di posisi 2 terbawah klasemen sementara. Jika mereka kalah melawan Bali United, peluang lolos dari jurang degradasi semakin mengecil. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express