JEMBRANAEXPRESS - Bali memiliki satu tim yang bisa dibanggakan di kompetisi dalam negeri yakni Bali United.
Prestasi ada, fasilitas juga oke. Suporter juga militan. Euphoria ketika Bali United bermain di kandang tentu sangat semarak dan ditunggu-tunggu.
Ditambah lagi, di dalam tubuh Timnas Indonesia U23 juga ada pemain asal Bali, yakni Komang Teguh.
Tapi soal timnas Indonesia, Bali nampaknya masih adem ayem.
Seperti contoh ketika babak 8 besar Piala Asia U23 2024 Qatar, provinsi atau kabupaten/kota di luar Bali malah menggelar nobar besar-besaran.
Seperti dipantau di instagram @pengamatsepakbola, beberapa wilayah di Indonesia yang menggelar nobar tersebut ada di Purwokerto, Semarang, Serpong, Cilegon, Banjarmasin, Ambon, hingga Bandara Internasional Soekarno Hatta.
Lautan manusia terpantau dengan anteng menyaksikan jalannya laga di videotron yang ada di pusat atau jantung kota.
Ketika timnas Indonesia U23 lolos ke semifinal, lautan suporter nampak kegirangan.
Namun Bali sunyi akan euphoria Timnas Indonesia ini.
Padahal, di beberapa kabupaten/kota di Bali terdapat videotron yang bisa dimanfaatkan dan difasilitasi pemerintah setempat untuk acara nobar tersebut.
Buktinya, saat Bali United merengkuh juara saat zaman pandemi (musim 2020) di Gianyar sempat diadakan acara nobar yang difasilitasi oleh Bupati Gianyar, Made Mahayastra.
Rugi dong, Pulau Dewata yang katanya punya Bali United dengan suporter militan, tapi justru untuk timnas adem ayem.
Laga timnas Indonesia U23 di semifinal Piala Asia U23 dimulai pada Senin 29 April mendatang dengan melawan Uzbekistan U23. ***
Editor : Y. Raharyo