DENPASAR, JEMBRANA EXPRESS - Operator Liga 1 musim 2023/2024 telah merilis kedatangan penonton di stadion selama satu musim penuh termasuk Bali United.
Persija Jakarta menjadi tim dengan jumlah kehadiran penonton tertinggi, lalu bagaimana dengan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar?
Untuk jumlah kedatangan penonton secara total selama satu musim menyentuh di angka 1.569.123 orang.
Persija menjadi teratas dengan jumlah penonton sebanyak 295.095 orang.
Disusul lawan Bali United di babak Championship Series yakni Persib Bandung dengan jumlah 196.985.
Sementara di peringkat tiga ada Persis Solo dengan jumlah 165.298 penonton.
Persebaya Surabaya dengan Bonek Manianya justru berada di urutan keempat dengan jumlah kehadiran sebanyak 151.617 penonton.
Baca Juga: Jika Lolos Olimpiade Paris 2024, Timnas Indonesia U23 Sudah Ditunggu Grup Argentina atau Prancis
PSS Sleman setelahnya dengan jumlah 151.196. Sedangkan Bali United berada di urutan 8 di bawah Borneo FC.
Jumlah penonton dari Bali United di musim ini terbilang sedikit jika dibandingkan musim-musim sebelumnya (di luar pandemi).
Baca Juga: Jebolan Eropa, Dua Pemain Ini Belum Dapat Menit Bermain di Timnas Indonesia U23
Pengaruhnya kemungkinan besar suporter enggan hadir karena tiket dinilai terlalu mahal dan permainan Serdadu Tridatu yang melempem.
Bahkan, sempat ada gerakan kosongkan Stadion Dipta agar tim jera dan mau berbenah.(*)
Berikut jumlah penonton di masing-masing stadion kandang peserta Liga 1 musim 2023/22024
- Persija Jakarta : 295.095
- Persib Bandung : 196.985
- Persis Solo : 165.298
- Persebaya Surabaya : 151.617
- PSS Sleman : 151.196
- Borneo FC : 127.278
- PSIS Semarang : 99.868
- Bali United : 94.791
- Persik Kediri : 59.253
- PSM Makassar : 59.044
- Barito Putera : 55.375
- Persita Tangerang : 44.758
- Madura United : 37.750
- Persikabo 1973 : 11.874
- Dewa United : 10.310
- Bhayangkara Presisi FC: 5.666
- Arema FC : 2.224
- RANS Nusantara : 921*
Total : 1.569.123 penonton
Sumber : PT LIB
*; RANS Nusantara tak menjual tiket, hanya undangan.
Editor : Suharnanto Jembrana Express