Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Berkesan! Inilah Debut Ramadhan Sananta di Liga 1, Digebuk Bali United dan Disikut Leonard Tupamahu

Made Wahyu Adinata • Sabtu, 25 Mei 2024 | 04:00 WIB
Ramadhan Sananta saat mengenakan jersey Persikabo di musim 2021/2022
Ramadhan Sananta saat mengenakan jersey Persikabo di musim 2021/2022

Jembrana Express – Ramadhan Sananta menjalani debut di Liga 1 dengan hasil tidak memuaskan. Dia dan timnya digebuk Bali United dengan 3 gol tanpa balas. Bahkan dia disikut bek Bali United.

Sebelum masuk ke Liga 1 Ramadhan Sananta sempat bermain di liga 3 bersama Harjuna Putra setelah dari PPLP Kepri.

Dia menorehkan prestasinya bersama Harjuna Putra dengan mencetak 9 gol dari 13 pertandingan.

Setelah hal tersebut, Ramadhan Sananta dipromosikan langsung oleh coach Liestiadi, mantan instrukturnya di PPLP Kepri dan yang menawarkannya ke PS Harjuna Putra. Kebetulan, Listiadi menjadi pelatih Persikabo 1973. 

Pada saat masuk ke klub Persikabo, Ramadhan Sananta sempat mengalami kesulitan dalam menjalin hubungan dengan para senior Persikabo.

Untungnya pada saat itu salah satu pemain dari Persikabo yang bisa merangkul Ramadhan Sananta yaitu Dimas Drajat.

Hampir sempat mengalami konflik dalam klub Persikabo pasalnya, pemain Persikabo yang senior tersinggung ketika Liestiadi menyebut Sananta sebagai pemain yang hebat.

Sehingga seniornya merasa dibandingkan dengan Ramadhan Sananta, yang sebelumnya hanya main di Liga 3.

Oleh sebab itu Sananta dari awal sampai akhir kontrak dengan Persikabo hubungannya dengan senior masih saja belum terjalin dengan baik.

Pada debut pertamanya di Persikabo, Sananta harus berhadapan dengan Serdadu Tridatu yaitu Bali United di Stadion Gelora Ngurah Rai Denpasar.

"Debut di Persikabo pas lawan Bali United," katanya saat podcast di kanal Youtube Sport77, dikutip Jumat (24/5/2024).

Pada saat melawan Bali United, Persikabo yang dilatih oleh Liestiadi menggunakan formasi 3-4-3.

Ramadhan Sananta diposisikan di lini depan bersama Ronaldo Wanma dan juga Ciro Alves.

"Debut langsung duet sama Ciro," katanya.

Dia mengakui, debutnya tidak terlalu buruk. Permainan yang ditampilkan Sananta sangat baik mampu melewati banyak pemain dari Bali United.

Sampai-sampai Ramadhan Sananta sempat terkena sikut dari pemain Bali United, Leonard Tupamahu karena kelincahan yang dimilikinya.

"Sampai saya disikut sama Bang Leonard Tupamahu. Terus dia bilang 'hei adik bagus kau'. 'Bagaimana bagus, ini disikut," katanya.

Namun sangat disayangkan pada saat itu  Sananta tidak bisa bermain secara full time hanya sampai menit ke 79’ dan digantikan oleh Doni Adriansyah.

Pada debut pertamanya Ramadhan Sananta belum bisa memenangkan pertandingan bersama Persikabo melawan Bali United. Justru, timnya digebuk Bali United dengan skor 0-3. Tiga gol Bali United dicetak Leonard Tupamahu, Ilija Spasojevic, dan Stefano Lilipaly. 

Meskipun begitu Ramadhan Sananta sudah berhasil menampilkan permainan yang baik pada saat melawan Bali United.

Dia hanya main sebanyak 4 laga di musim pertamanya bersama Persikabo. Kemudian dia ditawarkan sang agen ke PSM Makassar.

Di PSM Makassar, namanya melambung sebagai striker haus gol. Dia mencetak 11 gol dan 2 assist dari 24 pertandingan. Menjadi pemain lokal yang paling banyak mencetak gol.

Namanya pun melambung dan dipanggil pelatih Shin Tae yong untuk membela Timnas Indonesia lawan Curacao pada 2022 lalu. ***

 

Editor : Y. Raharyo
#leonard tupamahu #Ramadhan Sananta #bali united