JEMBRANAEXPRESS.COM - Bali kembali mencatatkan prestasi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 yang digelar di Aceh dan Sumatera Utara.
Putu Valiant Laksana Dharma, atlet muda Aero Sport asal Buleleng, berhasil meraih medali perunggu dalam nomor balap drone kendali radio (F9U).
Prestasi ini diraih Valiant dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Sabang-Merauke, pada Selasa (17/9).
Pencapaiannya menjadi sorotan karena selain meraih medali, Valiant juga merupakan atlet termuda di kompetisi tersebut, dengan usia baru 15 tahun.
Valiant berkompetisi melawan para atlet senior dari berbagai provinsi. Pada babak final, ia bersaing dengan atlet dari DKI Jakarta yang meraih emas dan Jawa Tengah yang meraih perak.
Meskipun belum mencapai posisi puncak, pencapaian Valiant tetap luar biasa, terutama mengingat usianya yang sangat muda.
Baca Juga: Ratusan Guru di Jembrana Ikuti ToT Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah
Oka Darma, Pelatih Aeromodelling Bali, memuji pencapaian Valiant yang dianggap sangat menjanjikan meskipun baru dua tahun menekuni cabang olahraga ini.
"Valiant adalah satu-satunya atlet aeromodeling Bali yang lolos ke PON setelah sebelumnya meraih medali perak di Babak Kualifikasi PON," ungkap Oka.
Dalam babak kualifikasi, Valiant berhasil menempati posisi ketiga berdasarkan catatan waktu tercepat, yang membawanya melaju ke babak eliminasi dan akhirnya meraih perunggu di babak final.
Meskipun belum menjadi yang terbaik, hasil ini dianggap prestasi luar biasa bagi Valiant, mengingat usianya yang masih sangat muda dan minimnya pengalaman di ajang nasional.
Oka Darma optimistis dengan potensi besar yang dimiliki Valiant. Ia berharap Bali bisa lebih memperhatikan pengembangan teknologi dan fasilitas yang mendukung cabang olahraga ini.
"Dengan peralatan yang lebih baik dan pengalaman yang terus bertambah, saya yakin Valiant bisa menjadi yang terbaik di ajang-ajang mendatang," ujar Oka.
Cabang olahraga aeromodelling sendiri baru berkembang di Buleleng sejak 2001, dan resmi menjadi bagian dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng pada awal 2024.
Pembinaan atlet dilakukan di lapangan Undiksha Singaraja dan lapangan Bhuana Patra Singaraja. Dari 13 nomor balap yang dipertandingkan di PON, nomor balap F9U dianggap salah satu yang paling potensial bagi Bali untuk meraih medali.
Ketua KONI Buleleng, I Ketut Wiratmaja, juga menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian Valiant.
Baca Juga: Ketersediaan Air Bersih Jadi Fokus De Gadjah: Proyek Koster Hanya Nambah Utang Bali
“Valiant baru 15 tahun, masih sangat muda, dan sudah mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dengan dukungan yang tepat, masa depan Valiant di cabang aerosport sangat cerah,” ujar Wiratmaja.
Keberhasilan Putu Valiant di PON XXI ini menjadi awal yang menggembirakan bagi pengembangan cabang olahraga aerosport di Bali, khususnya di Buleleng.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus mengharumkan nama Bali di kancah nasional maupun internasional.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa