Pemangku berada di sana setiap hari dari jam 07.00 pagi sampai malam (sampai pengunjung habis). Mengenai asumsi masyarakat yang menyebutkan bahwa Pura Batu Kursi ini dikaitkan dengan karunia jabatan diluruskan kembali oleh Jro Wirdika,
”Pura Batu Kursi tidak hanya tempat untuk memohon jabatan tinggi bagi orang yang belum jadi apa-apa, tetapi saat bersembahyang di Pura ini kita seharusnya memohon agar mendapat jabatan yang sesuai agar tidak menyalahgunakan jabatan yang dipegang,” ujarnya.
Selain melakukan wisata spritual pemedek yang nangkil disarankan tidak melawatkan moment saat matahari terbenam jika nangkilnya sore hari. Dari ketinggian Bukit Kursi sudah begitu terlihat sang surya perlahan-lahan mulai pulang dari peraduannya.
Selain menikmati sunset, para pemedek juga bisa menikmati indahnya pemandangan pedesaan dari atas bukit. Bukit yang bukan sembarang bukit, pesona alam yang disuguhkan disini setara dengan pemandangan di pegunungan. (dik)
Keterangan foto
Pura Bukit Kursi di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng yang diyakini menjadi tempat memohon jabatan (ist)
Editor : I Putu Mardika