Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Pura Giri Arjuno Dibangun Tahun 97, Libatkan Umat Lintas Agama

I Putu Mardika • Kamis, 18 Januari 2024 | 05:07 WIB

Areal utama mandala Pura Giri Arjuno, Malang, Jawa Timur
Areal utama mandala Pura Giri Arjuno, Malang, Jawa Timur
JEMBRANA EXPRESS-Ada yang menarik dalam pembangunan Pura Giri Arjuno tahun 1997 silam. Namun kondisinya masih sangat sederhana. Dari penuturan Mangku Arif Saiful Rahman, 29 saat awal pembangunan pura tak hanya dilakukan oleh umat Hindu semata. Tetapi juga dari umat Muslim dan Kristen.

Tanah yang dibangun pura ini merupakan lahan milik warga setempat. Luasnya sekitar satu hektar.“Awalnya ini hutan semua. Kami babat, dengan bantuan dari saudara Muslim dan Kristen. Mulai pembangunan meratakan tanah, banyak dibantu oleh mereka,” jelasnya.

Dia menceritakan awal mula keberadaan Giri Arjuno yang dulunya hanya berupa satu pesanggrahan. Pesanggrahan ini kemudian dipugar menjadi lebih bagus dan diresmikan oleh walikota Batu, Imam Kabul, tepatnya pada Purnama Sadha, 23 Mei 2005 silam.

Pemugaran ini dilakukan karena umat Hindu setempat meyakini bahwa di Giri Arjuno terdapat Candi Pawon peninggalan kerajaan Majapahit yang keberadaannya hingga kini masih misterius. Umat Hindu disana meyakini jika dulunya di sekitar candi terdapat ribuan pohon kina yang tumbuh.

Namun, saat Gunung Arjuno meletus, candi terkubur dan pohon kina musnah diganti dengan pepohonan apel.“Makanya saat ini banyak warga Umat Hindu di sekitar pura yang hidup dari berkebun apel dan sayur,” bebernya.

Sebelum diresmikan, umat Hindu di sekitar Bumiaji kerap bersembahyang di Pura Indrajaya, sekitar tiga kilometer sebelum Giri Arjuno. Namun, setelah ada Giri Arjuno, mereka lebih menikmati untuk sembahyang di sana. Baik sembahyang saat tilem maupun purnama, serta galungan. tak terkecuali hari raya Hari Raya Nyepi, Siwaratri, dan Saraswati.“Selalu ramai ada yang nangkil saat hari-hari tertentu,” pungkasnya.

Di lokasi berdirinya sekarang, di dekat Pura Luhur Giri Arjuno juga berdiri padepokan Pelinggih Hyang Sarip. Saat ini, Pelinggih Hyang Sarip berada tepat di depan Pura. Warga menjaga tradisi, bahwa sebelum memasuki area Pura, setiap yang masuk, diharuskan untuk meminta ijin terlebih dahulu di Pelinggih tersebut. (dik)

Editor : I Putu Mardika
#malang #hindu #Pura Giri Arjuno #jawa timur