Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Tugas Jro Kubayan di Penglipuran: Memimpin Ritual di Penglipuran

I Putu Mardika • Senin, 22 April 2024 | 23:59 WIB

Prosesi Nilem Jro Kubayan di Desa Adat Penglipuran
Prosesi Nilem Jro Kubayan di Desa Adat Penglipuran
JEMBRANA EXPRESS-Kepemimpinan, Hulu Apad di Desa Penglipuran, Kecamatan/Kabupaten Bangli memang masih dilestarikan hingga kini.

Struktur kepemimpinan dibangun oleh enam pasang tingkatan tingkatan kepemimpinan, yang diatur dalam dua baris bersap berdasarkan senioritas pengalaman mengikuti upacara. Yakni barisan kepemimpinan sisi kanan, dan  barisan kepemimpinan  sisi  kiri. 

Sisi Kanan dan kiri kepemimpinan ini dimaksudkan adalah letak rumah para pemimpin tersebut. 

Kalau  diurai kepemimpinan sistem Hulu apad Desa Pengelipuran dapat dipaparkan bahwa yang  pertama, Jero Kubayan, bertugas, dan bertanggungjawab  sebagai  pemimpin  segala upacara  yang  menjadi  tradisi  di  Desa Pengelipuran.

Kelian Adat Penglipuran, I Wayan Budiarta menambahkan,peran kubayan layaknya peran Pemangku dan Pedanda dalam sistem masyarakat di Bali dataran.

Kedua, di bawah posisi Jero Kubayan ada disebut Jero Kebawu, beliau ini memiliki tugas yang sama dengan Jero Kubayan, yaitu menghaturkan persembahyangan.

Namun  sifatnya  sebagai pengganti, apabila Jero Kubayan berhalangan adat  tertentu. 

“Dalam melaksanakan tugas melaksanakan jalannya upacara, jero Kubayan dibantu oleh seorang asisten yang disebut Jero Singgukan. Dalam system masyarakat ulu apad di Desa Pengelipuran Bangli, ketiga jero ini disebut Juru Sih Nem, yang artinya Ke-6 juru,” sebutnya.

Selain Jero Sih Nem di atas, masih ada tiga juru di bawah Jero Sih Nem, yakni ada disebut Jero  Penyarikan,  Juru  Pemalungan,dan jero Penguan.

Jero Penyarikan bertugas mengurus ternak-ternak peliharaan, yang akan dijadikan sarana  upacara,  Juru  Pemalungan  bertugas sebagai  juru  balungan,  untuk  kepentingan upacara. 

Selain  jero  penyarikan  dan  jero pemalungan ada disebut Jero Penguan, beliau ini bertugas mengukur dan mengatur beras yang dibutuhkan sampai ada nasi yang dibutuhkan untuk  kepentingan  upacara  di  suatu  Pura,  di lingkungan masyarakat Pengelipuran.

Kenyataan  pelaksanaan  upacara  dan upakara  adat  di  desa  Pengelipuran  berjalan sesuai  tradisi. 

“Tidak ditemukan perebutan posisi kepemimpinan. Sistem kepemimpinan uluapad bisa dikatakan mengajarkan spirit  kesadaran antre,” singkatnya. (dik)

Editor : I Putu Mardika
#pedanda #kubayan #desa penglipuran #Hulu Apad #bangli #pemangku #bali