Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Pura Tirta Mangening di Tepi Danau Tamblingan: Hanya Bebaturan, Tempat Nunas Tirta untuk Melukat

I Putu Mardika • Sabtu, 27 April 2024 | 19:00 WIB

Pura Tirta Mangening di tebing sisi Danau Tamblingan, Buleleng
Pura Tirta Mangening di tebing sisi Danau Tamblingan, Buleleng
BULELENG, JEMBRANA EXPRESS - Di kawasan Danau Tamblingan, Buleleng Bali, terdapat sebuah pura unik bernama Pura Tirta Mengening.

Pura ini terletak di tebing Danau Tamblingan dan hanya bisa diakses dengan perahu. Butuh waktu hampir 45 menit untuk menjangkau pura ini dari pos penjagaan.

Selama perjalanan mendayung perahu, pemedek bisa menikmati suasana indahnya panorama Danau Tamblingan sembari dimanjakan oleh kicauan beragam jenis burung yang bertengger di pepohonan pinggir danau.

Rasa lelah akan terbayarkan begitu sampai di Pura Tirta Mengening lantaran suasana yang begitu sejuk dan tenang. 

Pura ini berlokasi di tebing Danau Tamblingan. Jika ditarik garis lurur, posisinya persis berada di seberang Pura Dalem Tamblingan.

Keunikan utama pura ini adalah tidak adanya pelinggih, melainkan hanya bebaturan (susunan batu) yang diselimuti kain putih-kuning.

Nama "Tamblingan" berasal dari kata "Tamba" yang berarti obat dan "Elingan" yang berarti ingat atau kemampuan spiritual.

 

Konon, pada masa lampau, masyarakat di wilayah tersebut pernah terkena wabah penyakit.

Seseorang yang disucikan kemudian turun ke danau kecil di bawah desa untuk mengambil air untuk obat.

Air tersebut kemudian dijadikan obat dan mampu menyembuhkan masyarakat desa.

Jro Mangku Putu Kastawa mengatakan jika yang berstana di Pura Tirta Mengening adalah Ida Bhatara Wisnu Sekar Sari. 

Pura ini sebut Jro Mangku Kastawa adalah bagian dari Pancaka Tirta yang berada di areal Danau Tamblingan dan tirtanya kerap dimohon oleh Catur Desa yakni Desa Adat Gobleg, Desa Adat Gesing, Desa Adat Munduk dan Desa Adat Umajero untuk keperluan upacara Yadnya.

“Pura Tirta Mengening dipercaya sebagai tempat berstana Ida Bhatara Wisnu Sekar Sari dan merupakan bagian dari Pancaka Tirta di areal Danau Tamblingan,” katanya

Keunikan Pura Tirta Mengening yakni hanya berupa Bebaturan. Artinya Pura ini tidak memiliki pelinggih seperti pura pada umumnya, melainkan hanya terdiri dari susunan batu besar (bebaturan).

Keunikan lain adalah Tirta Menetes dari Pepohonan. Pada musim hujan, air suci (tirta) menetes dari atas pepohonan di sekitar pura. Tirta ini dapat digunakan untuk melukat atau sebagai obat.

Pura Tirta Mengening menawarkan suasana yang tenang dan sejuk, cocok untuk menenangkan pikiran dan jiwa.

Ada sejumlah tata cara nangkil ke Pura Tirta Mengening. Pemedek disarankan untuk menghindari nangkil saat tri wara Pasah.

Sebelum nangkil ke Pura Tirta Mengening, pemedek hendaknya nangkil terlebih dahulu ke Pura Dalem Tamblingan untuk mapiuning.

Pemedek diperbolehkan nangkil saat Beteng dan Kajeng, terutama saat purnama.

Tirta yang ditunas dari Pura Tirta Mengening tidak boleh langsung digunakan untuk melukat di pura tersebut, melainkan harus dibawa ke Pura Dalem Tamblingan.

Di Pura Dalem Tamblingan, terdapat tempat melukat khusus untuk menggunakan tirta dari Pura Tirta Mengening. (dik)

 

Editor : I Putu Mardika
#air #tebing #tamblingan #buleleng #pura #pura tirta mengening #bali #danau tamblingan #Tirta #bebaturan