Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Perhatikan!! Ini Urutan Sembahyang di Pura Goa Giri Putri Nusa Penida, Siapkan 9 dupa di Tiga Pelinggih ini

I Putu Mardika • Jumat, 3 Mei 2024 | 01:05 WIB

Pura Goa Giri Putri di Desa Adat Karangasari, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung
Pura Goa Giri Putri di Desa Adat Karangasari, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung
JEMBRANA EXPRESS-Ada sejumlah tahapan persembahayangan di Pura Goa Giri Putri, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung.

Persembahyangan dilakukan secara berurutan, menyesuaikan dengan enam pelinggih yang ada di Pura Goa Giri Putri.

Persembahyangan pertama umat Hindu Bali yang nangkil wajib melukat di Linggih Ida Hyang Dewi Gangga dengan cara disiram tirta. tujuannya untuk menyucikan diri agar bersih secara sekala dan niskala.

Pemedek saat memasuki ke dalam Goa Pura Goa Giri Putri
Pemedek saat memasuki ke dalam Goa Pura Goa Giri Putri

Setelah melakukan prosesi melukat, kemudian dilanjutkan dengan persembahyangan di Pelinggih Ida Hyang Giri Pati.

Jro Mangku Nyoman Dunia menambahkan persembahyangan selanjutnya dilakukan di Pelinggih Ida Hyang Wisnu dan Sang Hyang Naga Basuki.

Baca Juga: Umat Hindu Wajib Tahu!!Ada Enam Pelinggih di Pura Goa Giri Putri, Ada Simbol Akulturasi Budaya

Pemedek kemudian geser melakukan persembahyangan di Pelinggih Ida Hyang Giri Putri. Usai persembahyangan di tiga titik ini, barulah pemedek berjalan menuju keluar.

Di ujung keluar goa terdapat Klenteng untuk melaksanakan persembahyangan terakhir.

Dikatakan Jro Mangku Dunia, di Pura Goa Giri Putri, tidak ada perbedaan dalam hal pemujaan terhadap Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Suasana di dalam goa Pura Goa Giri Putri di Desa Adat Karangasari, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung
Suasana di dalam goa Pura Goa Giri Putri di Desa Adat Karangasari, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung

Termasuk sarana upakara yang disajikan juga nampaknya menunjukkan bentuk multikultur.

Sedangkan, tata cara persembahyangan yang unik dilakukan umat Hindu maupun non-Hindu.

Semisal dengan menyalakan 9 batang dupa dengan ngaturang 3 batang dupa pelinggih Dewi Kwam In dan 3 buah di depan Pangayongan Altar Dewa Langit.

Baca Juga: Penasaran!!! Ini Mitos Pura Goa Giri Putri Nusa Penida Dalam Babad Nusa Penida, Dewi Parwati menjelma menjadi Hyang Giri Putri

“Di akhir persembahyangan ditutup dengan sujud bhakti berupa sujud 3 kali hormat ke atas dan terakhir dengan sujud diatas tanah tepatnya di depan pelinggih Dewi Kwam In,” tutupnya. (dik)

 

Editor : I Putu Mardika
#Goa Giri Putri #persembahyangan #klungkung #dupa #pura #tahapan #klenteng #Nusa Penida