Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Pantang Persembahkan daging Babi hingga Gunakan Alas Kaki saat di areal Utama Mandala Pura Kancing Gumi

I Putu Mardika • Jumat, 17 Mei 2024 | 05:22 WIB

Pura Kancing Gumi di Desa Desa Adat Batu Lantang, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung yang terdapat lingga yoni unik
Pura Kancing Gumi di Desa Desa Adat Batu Lantang, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung yang terdapat lingga yoni unik
JEMBRANA EXPRESS-Pujawali di Pura Kancing Gumi dilaksanakan pada Buda, Umanis Prangbakat. Seperti namanya, pura ini merupakan kunci yang menentukan kestabilan pulau Bali bahkan dunia.

Karenanya, di kalangan warga Desa Adat Batu Lantang, pura ini diyakini sebagai penekek jagat atau penguat atau penjaga stabilitas dunia. 

Tidak mengherankan jika pemedek yang nangkil berasal dari berbagai wilayah di Bali.

Tokoh Adat Batulantang, I Made Sarpa Pura Kancing Gumi juga menjadi tempat untuk memohon keselamatan bagi yang sakit. Begitu juga binatang piaraan atau pun tetanaman di sawah dan ladang yang diserang hama.

“Karena status pura ini kahyangan jagat, saban kali pujawali, banyak umat dari pelosok Bali berduyun-duyun tangkil ke pura ini,” ungkapnya.

Baca Juga: Sakral!!Ini Kisah Lingga Yoni yang tak sembarang di Pura Kancing Gumi Sulangai

Selain adanya Lingga, di pura ini juga terdapat benda peninggalan berupa kaling atau guci tua dan piring-piring yang sudah keadaan pecah.

Semua ini ditemukan disekitar kawasan Pura Beji yang jaraknya tidak jauh dari kawasan pura berada.

Hingga saat ini benda tersebut masih tersimpan dengan rapi di dalam pura. Pura Kancing Gumi berada di Desa Adat Batu Lantang, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung.

Pemedek tidak saja dari masyarakat di Desa Sulangai, dengan status pura sebagai Kahyangan Jagat setiap piodalan masyarakat di luar Desa Sulangai selalu datang untuk melakukan persembahyangan.

Lingga Yoni di Pura Kancing Gumi Desa Adat Batu Lantang, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung
Lingga Yoni di Pura Kancing Gumi Desa Adat Batu Lantang, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung

Made Sarpa menambahkan ada beberapa pantangan yang terdapat di Pura Kancing Gumi jika melakukan persembahyang.

Semisal jika sampai ke uttama mandala tidak diperkenankan memakai alas kaki, pemedek yang melakukan pemujaan di Pura Kancing Gumi tidak diperkenankan sarana upakara berasal dari daging babi.

Baca Juga: Wajib Ikuti!!!! Ini Pantangan saat Nangkil ke Pura Lempuyang Luhur

Kemudian, wanita hamil dan menyusui dilarang untuk datang ke dalam areal Pura Kancing Gumi.

Karena jika dilanggar disebutnya tentu akan ada konsekuensi tersendiri. Selama ini tidak ada yang berani untuk melanggarnya.

“jika pada saat piodalan, bulan purnama, memulai proses yang disebut dengan ngayah, dan upacara nguntap mempersembahkan upakara telur itik sebanyak enam biji yang diletakkan pada sebuah tempat disertai dengan canang,” tutupnya. (dik)

Editor : I Putu Mardika
#hindu #hindu bali #pura #bali #Pura Kancing Gumi