JEMBRANAEXPRESS.COM - Nusa Ceningan, selain menawarkan panorama pantai yang memukau dan spot sunset yang memikat, juga memiliki sejumlah pura yang menjadi tujuan spiritual bagi wisatawan.
Salah satu yang patut dikunjungi adalah Pura Tirta Dalem Buhu, yang terletak di pinggir tebing di sisi selatan pulau ini.
Pura Tirta Dalem Buhu dapat diakses melalui Pelabuhan Sanur, Denpasar, atau Kusamba, Klungkung, bagi pemedek yang ingin merasakan kehadiran spiritual di tempat suci ini.
Meskipun memerlukan perjalanan kaki dari area parkir, perjalanan menuju pura ini akan dihargai dengan panorama indah pantai yang bisa dinikmati dari lokasi pura.
Keistimewaan Pura Tirta Dalem Buhu terletak pada Pohon Buhu yang terdapat di areal pura. Pohon ini diyakini memiliki mata air suci yang keluar dari lubang di bagian bawah batangnya, yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu.
Air suci dari mata air ini digunakan untuk upacara melukat dan pengobatan, serta dianggap memiliki khasiat sakral seperti Tirta Gangga yang disebutkan dalam Babad Dalem Nusa.
Pura ini diyakini juga merupakan tempat bersemayamnya Ida Bhatraa Dewi Saraswati dan Ida Naga Basuki, yang menjadikan tempat ini sangat disucikan dalam praktik keagamaan Hindu.
Pemangku Pura Tirta Dalem Buhu, Jero Mangku Wayan Gede, menjelaskan bahwa banyak pemedek yang datang dari berbagai daerah di Bali untuk memohon berbagai keberkahan, seperti obat, jodoh, dan keturunan.
"Pura ini dikenal dengan berbagai paican (anugerah) yang muncul, seperti Sekar Metumpang Solas, minyak berkhasiat, manik-manik, Kalung Basuki, gelang mas, hingga keris emas," ungkapnya. Para pemedek biasanya membawa sarana persembahan dan bungkak nyuh gading untuk proses penglukatan, yang dipandu langsung oleh pemangku.
Upacara persembahyangan di Pura Tirta Dalem Buhu sering kali dipimpin oleh pemangku, dengan pengunjung juga dapat mengambil bagian dalam prosesi penglukatan untuk membersihkan diri secara spiritual sebelum memasuki tahap sembahyang.
Pujawali di pura ini biasanya dirayakan pada Buda Kliwon Sinta atau Hari Raya Pagerwesi, yang merupakan momen sakral bagi umat Hindu di Bali.
Bagi pemedek yang datang, selain mendapatkan berkah melalui tirta suci, mereka juga dapat menerima adeng (bubuk arang yang telah disucikan) sebagai tanda perlindungan dan keselamatan.
Tradisi ini membuktikan bahwa Pura Tirta Dalem Buhu tidak hanya menjadi tempat peribadatan, tetapi juga merupakan titik penting dalam kehidupan spiritual masyarakat Bali, yang tetap dilestarikan dengan penuh kekhidmatan.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa