JembranaExpress.Com - Pemerintah Kabupaten Jembrana tetap menggelar festival seni tahunan Masikian Fest 2026.
Menariknya, jumlah peserta pada tahun ini justru mengalami peningkatan dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Memasuki hari kedua pelaksanaan festival, puluhan karya seni mulai menjalani proses penilaian oleh tim juri.
Karya yang dinilai meliputi ogoh-ogoh mini, tapel, serta sketsa yang diikuti oleh peserta dari berbagai kelompok seni dan generasi muda di Jembrana.
Ketua Pasikian Yowana MDA Jembrana, I Putu Feri Priyandana, mengatakan proses penilaian pada hari kedua sudah dimulai sejak pagi hari.
“Di hari kedua Masikian Fest ini, sejak pukul 10.00 Wita sudah dilaksanakan penilaian lomba tapel, sketsa, dan ogoh-ogoh mini. Penilaian tersebut ditargetkan berlangsung hingga pukul 16.00 Wita,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Baca Juga: Nahas di Jalur Mudik Jembrana, Calya Tabrak Motor Diam, Bocah 10 Tahun Tak Tertolong
Setelah rangkaian penilaian pada siang hari, kegiatan dilanjutkan pada malam hari dengan parade Bleganjur Ngarap yang diikuti oleh kelompok Sekaa Teruna Teruni (STT).
Hingga saat ini, tercatat empat STT telah mendaftar untuk mengikuti parade tersebut.
Acara malam juga akan dimeriahkan dengan hiburan bondres yang dibawakan oleh generasi muda dari Sekar Truna dan Yowana.
Feri menjelaskan, minat peserta pada tahun ini meningkat cukup signifikan meskipun panitia harus melakukan pembatasan jumlah peserta karena keterbatasan anggaran dan kapasitas tempat.
“Secara grafik dibandingkan tahun lalu, tahun ini ada peningkatan jumlah peserta di masing-masing kategori,” jelasnya.
Ia merinci, pada kategori ogoh-ogoh mini jumlah peserta meningkat dari sekitar 20 peserta pada tahun lalu menjadi 27 peserta tahun ini.
Sementara kategori tapel juga meningkat dari 10 peserta menjadi sekitar 18 peserta.
Baca Juga: Dari Permainan Tradisional Jadi Olahraga: Domino Orado Mulai Berkembang di Buleleng
“Adapun kategori sketsa masih mempertahankan jumlah peserta yang sama seperti tahun sebelumnya, yakni 20 peserta,” tambahnya.
Dalam proses penilaian, panitia melibatkan sejumlah seniman dan undagi lokal dari Jembrana.
Salah satunya adalah Gus Teja, tokoh undagi ogoh-ogoh yang telah berpengalaman dan kerap menjadi juri dalam berbagai lomba seni di Bali.
Ia juga pernah terlibat sebagai juri dalam ajang seni di Denpasar maupun kawasan Garuda Wisnu Kencana Cultural Park.
Baca Juga: Hijasmita, Brand Scarf Jakarta Timur yang Angkat Ornamen Lokal hingga Tembus Pasar Internasional
Selain itu, panitia juga melibatkan undagi kreatif dari STT Banyubiru yang sebelumnya pernah meraih juara pertama dalam lomba ogoh-ogoh, serta seorang juri profesional lulusan Institut Seni Indonesia Denpasar dengan bidang keahlian seni rupa.
Hasil penilaian seluruh kategori akan diumumkan secara serentak pada acara puncak Masikian Fest yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Maret 2026.
“Penilaian hari ini akan diumumkan besok termasuk penilaian untuk ogoh-ogoh dewasa,” ujar Feri.
Untuk kategori ogoh-ogoh mini, sketsa, dan tapel, panitia menyiapkan hadiah berupa uang pembinaan, trofi, dan piagam dengan total nilai mencapai Rp8 juta.
Sementara itu, khusus untuk lomba ogoh-ogoh dewasa, total hadiah yang disiapkan mencapai Rp60 juta.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa