Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

456 CPMI Jembrana Resmi Dilepas, Program Subsidi Kredit Jadi Solusi Berangkat ke Luar Negeri

I
Penulis: I Putu Mardika❯
Sebanyak 456 CPMI dan CPPLN resmi dilepas oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, dalam acara yang digelar di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Selasa (28/4/2026)
Sebanyak 456 CPMI dan CPPLN resmi dilepas oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, dalam acara yang digelar di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Selasa (28/4/2026)

Advertisement

JEMBRANAEXPRESS.COM - Program subsidi kredit Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Jembrana menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri. Program ini membantu meringankan biaya keberangkatan bagi ratusan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan Calon Peserta Pemagangan Luar Negeri (CPPLN).

Sebanyak 456 CPMI dan CPPLN resmi dilepas oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, dalam acara yang digelar di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Selasa (28/4/2026). Pelepasan tersebut turut dihadiri berbagai stakeholder terkait.

Suasana haru dan penuh kebahagiaan terlihat dari para peserta yang akan berangkat menuju sejumlah negara tujuan di Benua Amerika, Eropa, hingga kawasan Uni Emirat Arab (UEA). Mereka berasal dari 17 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Jembrana dan akan bekerja di tiga sektor utama, yakni hospitality (perhotelan), program bahasa Jepang, dan spa therapis.

Advertisement

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, mengatakan program subsidi kredit PMI ini dihadirkan untuk membantu masyarakat agar tidak terbebani biaya tinggi saat akan bekerja ke luar negeri.

“Program ini kami hadirkan supaya masyarakat lebih ringan dalam mempersiapkan keberangkatan. Jangan sampai niat bekerja demi masa depan malah terbebani masalah biaya,” ujarnya.

Advertisement

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat dapat berangkat secara aman, resmi, dan terhindar dari pinjaman berbunga tinggi.

Meski diakui belum berjalan optimal, pihaknya berkomitmen untuk terus menyempurnakan program tersebut agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat Jembrana, bahkan berpotensi diadopsi daerah lain di Bali.

Bupati Kembang juga mengungkapkan pihaknya sempat melakukan video conference dengan PMI yang telah bekerja di luar negeri melalui program ini. Hasilnya, banyak yang berhasil dan memberikan motivasi bagi peserta yang akan berangkat.

“Yang ada hari ini semuanya sedang berproses untuk memperoleh program tersebut, astungkara semuanya bisa terserap,” ungkapnya.

Menurutnya, peluang kerja di luar negeri masih terbuka lebar, khususnya bagi tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan kemauan belajar tinggi. Ia pun berpesan agar para peserta menjaga nama baik daerah selama bekerja.

Advertisement

Artikel Terkait

Konflik Pemanfaatan Air Sungai Ijogading Berakhir Damai, Tujuh Kelompok Sepakat Sistem Giliran

Konflik Pemanfaatan Air Sungai Ijogading Berakhir Damai, Tujuh Kelompok Sepakat Sistem Giliran

Konflik pemanfaatan air Sungai Ijogading di Berangbang, Jembrana, berakhir damai. Tujuh kelompok sepakat menerapkan sistem giliran saat debit sungai menyusut.

Bupati Jembrana Gelar Audiensi Maraton, Tampung Aspirasi Belasan Kelompok dalam Sehari

Bupati Jembrana Gelar Audiensi Maraton, Tampung Aspirasi Belasan Kelompok dalam Sehari

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menggelar audiensi maraton di Rumah Jabatan Bupati untuk menyerap aspirasi belasan kelompok masyarakat.

Ukur Kesiapan Fisik Personel, Polres Jembrana Gelar Tes Jasmani Selama Tiga Hari

Ukur Kesiapan Fisik Personel, Polres Jembrana Gelar Tes Jasmani Selama Tiga Hari

Polres Jembrana menggelar Tes Kesamaptaan Jasmani Semester II 2026 di Stadion Pecangakan. Sebanyak 737 personel mengikuti uji kebugaran selama tiga hari.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer