Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hadapi Libur Nataru, ASDP Ketapang Siapkan 49 Kapal, 4 Titik Parkir Kapasitas Ribuan Kendaraan

S
SIAP LAYANI ARUS BALIK: ASDP Ketapang menyiapkan kapal tambahan berukuran besar antisipasi lonjakan penumpang arus balik Lebaran 2024.
SIAP LAYANI ARUS BALIK: ASDP Ketapang menyiapkan kapal tambahan berukuran besar antisipasi lonjakan penumpang arus balik Lebaran 2024.

KETAPANG, JEMBRANA EXPRESS-Dalam menghadapi peningkatan jumlah penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT ASDP Ketapang-Gilimanuk meningkatkan operasional.


Advertisement

 

Selain 49 kapal reguler yang beroperasi di rute Ketapang-Gilimanuk, 3 kapal Long Distance Ferry (LDF) selama libur Nataru juga disiapkan untuk mendukung pelayanan kepada penumpang kapal.

 

Advertisement

General Manager PT ASDP Ketapang-Gilimanuk, Syamsudin menyatakan bahwa seluruh armada kapal di Ketapang telah disiapkan untuk mengangkut penumpang selama libur Nataru.

 

Sebanyak 49 kapal dijadwalkan beroperasi, dengan 28 kapal yang beroperasi setiap hari siap untuk melayani penumpang.

Advertisement

Selain itu, tiga kapal existing, yaitu KMP Jatra II, KMP Trimas Laila, dan KMP Marisa Nusantara, juga ikut membantu dalam pelayanan.

 

"Dengan jumlah kapal tersebut, dalam satu perjalanan, kita dapat mengangkut 300 kendaraan dari 4 dermaga MB dan tiga dermaga LCM," jelas Syamsudin dikutip dari Radar Banyuwangi.

 

Kapal-kapal tersebut akan disiagakan sesuai dengan skema kepadatan yang terjadi di lapangan, baik skema normal, padat, maupun sangat padat.

Selain menyiapkan kapal, ASDP juga menyiapkan empat titik bufferzone untuk menampung kendaraan jika terjadi kemacetan di jalan.

 

Titik bufferzone tersebut meliputi lapangan Bangsring dan GWD serta Terminal Sritanjung di sisi utara, dan dermaga Bulusan di sisi selatan yang dapat menampung 1.200 kendaraan kecil.

Dengan total, empat bufferzone tersebut dapat menampung lebih dari 2.000 kendaraan.

 

"Semoga cuaca mendukung, kita pastikan bufferzone dapat menampung kendaraan, dan kapal juga dapat menampung kendaraan lebih banyak," tambahnya. (*)

 

Advertisement
Editor : Suharnanto Jembrana Express
Sumber : Radar Banyuwangi

Artikel Terkait

Penumpang KMP Cemerlang Hilang di Selat Bali, Diduga Jatuh Saat Menuju Toilet

Penumpang KMP Cemerlang Hilang di Selat Bali, Diduga Jatuh Saat Menuju Toilet

Penumpang KMP Cemerlang Rizki Firmansyah, 23, asal Jombang dilaporkan hilang saat kapal Ketapang-Gilimanuk. Korban diduga jatuh ke Selat Bali.

Toyota Calya Tabrak Bus di Gilimanuk, Dua Warga Banyuwangi Tewas

Toyota Calya Tabrak Bus di Gilimanuk, Dua Warga Banyuwangi Tewas

Dua warga Banyuwangi meninggal dunia setelah Toyota Calya yang ditumpangi bertabrakan dengan Bus Hino di Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk, Lingkungan Penginuman, Gilimanuk, Jembrana, Senin (3/8/2026).

Cuaca Buruk Hentikan Penyeberangan Gilimanuk–Ketapang, Ratusan Kendaraan Mengular di Pelabuhan

Cuaca Buruk Hentikan Penyeberangan Gilimanuk–Ketapang, Ratusan Kendaraan Mengular di Pelabuhan

Cuaca buruk memaksa penyeberangan Gilimanuk–Ketapang dihentikan sementara selama sekitar 2,5 jam. Ratusan kendaraan mengantre hingga operasional kembali dibuka.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer