Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Unik dan Sarat Makna, Ribuan PPPK Paruh Waktu Tabanan Dilantik Kenakan Capil

I
Penulis: IGA Kusuma Yoni❯
2.923 PPPK Paruh Waktu dilantik Bupati Sanjaya di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan, Selasa (6/1).
2.923 PPPK Paruh Waktu dilantik Bupati Sanjaya di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan, Selasa (6/1).

JembranaExpress.Com - Ada pemandangan unik sekaligus sarat makna dalam prosesi pelantikan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati Tabanan tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Tabanan.


Advertisement

Sebanyak 2.923 PPPK Paruh Waktu yang dilantik langsung oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya tampil kompak mengenakan busana putih hitam dipadukan dengan capil, topi khas petani yang terbuat dari anyaman daun kelapa.

Penggunaan capil tersebut bukan tanpa alasan. Topi tradisional ini memiliki filosofi sebagai bentuk penghormatan kepada para petani di Kabupaten Tabanan, sekaligus menegaskan identitas Tabanan sebagai kawasan agraris terbesar di Bali.

Advertisement

Bupati Sanjaya secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji para PPPK Paruh Waktu sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.

Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja serta penyerahan SK pengangkatan secara simbolis.

2.923 PPPK Paruh Waktu dilantik Bupati Sanjaya di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan, Selasa (6/1).
2.923 PPPK Paruh Waktu dilantik Bupati Sanjaya di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan, Selasa (6/1).

Advertisement

“Pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini merupakan bagian dari kebijakan penataan sumber daya manusia aparatur yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tabanan secara terencana, bertahap, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegas Sanjaya.

Ia berharap seluruh PPPK Paruh Waktu yang dilantik dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, menjunjung tinggi integritas dan loyalitas, serta menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai orientasi utama.

Lebih lanjut, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan ke depan akan terus melakukan pembinaan dan evaluasi kinerja secara objektif dan berkeadilan.

Langkah tersebut dilakukan demi mewujudkan birokrasi yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pada kesempatan itu, Sanjaya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pelantikan.

Ia sekaligus mengucapkan selamat kepada seluruh PPPK Paruh Waktu yang resmi dilantik.

“Saya berharap Saudara-saudara mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh dedikasi serta profesionalisme,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tabanan, Sastera Wibawa, melaporkan bahwa jumlah formasi PPPK Paruh Waktu yang diusulkan awalnya sebanyak 2.924 orang.

Namun, satu orang mengundurkan diri sehingga total yang ditetapkan dan dilantik berjumlah 2.923 orang.

“Total PPPK Paruh Waktu yang dilantik saat ini sebanyak 2.923 orang, dengan rincian 2.744 tenaga teknis, 5 tenaga kesehatan, dan 174 tenaga guru,” jelas Sastera.

Seluruh pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Bupati Tabanan Nomor 800/749/PPPK/BKPSDM/2025.

Prosesi pelantikan dengan sentuhan kearifan lokal ini pun menjadi simbol kuat komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam memadukan nilai budaya, identitas daerah, dan profesionalisme aparatur dalam membangun pelayanan publik yang lebih baik.***

Advertisement

Artikel Terkait

Tektekan Kerambitan, Tradisi Sakral Saat Sasih Kenem untuk Menetralisir Energi Negatif

Tektekan Kerambitan, Tradisi Sakral Saat Sasih Kenem untuk Menetralisir Energi Negatif

Kesenian Tektekan di Desa Kerambitan, Tabanan, dilaksanakan saat Sasih Kenem. Tradisi bambu ini dipercaya untuk menetralisir energi negatif.

Api Mengamuk di Gubug Belodan Tabanan Hanguskan Dapur, Gudang dan Pelinggih Pura, Kerugian Capai Rp320 Juta

Api Mengamuk di Gubug Belodan Tabanan Hanguskan Dapur, Gudang dan Pelinggih Pura, Kerugian Capai Rp320 Juta

Kebakaran di Banjar Gubug Belodan, Tabanan, diduga akibat korsleting listrik. Dapur, gudang dan satu pelinggih pura terbakar dengan total kerugian mencapai Rp320 juta.

Rupiah Melemah, Peternak Ayam di Tabanan Khawatir Harga Pakan Naik

Rupiah Melemah, Peternak Ayam di Tabanan Khawatir Harga Pakan Naik

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS membuat peternak ayam di Tabanan khawatir harga pakan, bibit, vitamin, dan obat ternak akan meningkat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer