Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Bandara Bali Utara Masuk RPJMN 2025, Buleleng Bersiap Menjadi Gerbang Baru Pulau Dewata

Dian Suryantini • Selasa, 29 April 2025 | 15:17 WIB
Desain rencana pembangunan Bandara Bali Utara yang akan dibangun di permukaan laut kawasan Buleleng Timur.
Desain rencana pembangunan Bandara Bali Utara yang akan dibangun di permukaan laut kawasan Buleleng Timur.

JEMBRANAEXPRESS.COM- Kabupaten Buleleng dipastikan akan kecipratan proyek strategis nasional dari pemerintah pusat yakni Pembangunan Bandara Bali Utara.

 

Informasi lanjutan proyek Bandara Bali Utara ini bukan sekadar wacana, karena sudah tertuang resmi dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang ditandatangani Presiden RI, Prabowo Subianto, pada 10 Februari 2025.

 

Dalam dokumen setebal ratusan halaman tersebut, Buleleng mendapatkan porsi perhatian khusus.

Salah satu proyek paling menonjol adalah pembangunan Bandar Udara Internasional Bali Baru, atau lebih populer disebut Bandara Bali Utara.

 

Tidak hanya itu, di dalam RPJMN itu juga dimuat rencana pembangunan Jalan Tol Singapadu–Singaraja yang akan melewati Ubud, Gianyar, Bangli, hingga Kintamani, sebelum menghubungkan langsung ke bandara baru tersebut.

 

Rencana besar ini memperkuat prediksi bahwa perubahan besar akan segera menyapa Buleleng.

Ada sinyal kuat, lokasi bandara baru akan ditempatkan di wilayah Buleleng Timur, berdekatan dengan jalur tol yang dirancang melintasi pegunungan dan dataran tinggi Bali.

 

Proyek ini dianggap sebagai strategi jitu untuk menyatukan Bali Selatan yang padat dengan Bali Utara yang selama ini minim sentuhan infrastruktur besar.

 

Terkait rencana pembangunan ini, Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, mengaku pihaknya telah melakukan berbagai persiapan.

 

"Zonasi sudah kami siapkan dan sudah kami masukkan dalam Perda RTRW Kabupaten," ujar Sutjidra saat dikonfirmasi, Senin (28/4/2025).

Ia menegaskan, Pemkab Buleleng mendukung penuh semua program strategis yang dicanangkan pemerintah pusat.

 

"Sepanjang itu masuk dalam kewenangan kami, tentu akan kami jalankan," imbuhnya.

Namun, saat ditanya lebih rinci mengenai lokasi pasti pembangunan bandara, Sutjidra memilih untuk berhati-hati dalam menjawab.

 

"Itu sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. Kami menunggu arahan resmi. Prinsip kami, apa yang menjadi tugas kabupaten akan kami pastikan berjalan," ujarnya.(*)

Editor : Suharnanto
#rpjmn #Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra #rencana pembangunan jangka menengah nasional #bandara bali utara #buleleng