Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Pria ODGJ di Banjarangkan Klungkung Dievakuasi ke RSJ Bangli, Sempat Lakukan Kekerasan pada Orang Tuanya

I Dewa Gede Rastana • Kamis, 8 Mei 2025 | 04:18 WIB
Polisi mengamankan ODGJ yang mengamuk di Desa Bakas, Banjarangkan Klungkung.
Polisi mengamankan ODGJ yang mengamuk di Desa Bakas, Banjarangkan Klungkung.

JEMBRANAEXPRESS.COM-Pria ODGJ dievakuasi dari rumah keluarganya di Dusun Kawan, Desa Bakas, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, pada Selasa (6/5/2025).

 

Pria ODGJ tersebut kerap mengamuk dan bersikap kasar terhadap orang di sekitarnya, bahkan sempat melakukan kekerasan terhadap orang tuanya.

 

Proses evakuasi ODGJ di Klungkung ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Banjarangkan, AKP I Ketut Budiarsana, yang mengerahkan personel gabungan dari Polsek Banjarangkan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Dinas Sosial Kabupaten Klungkung. Langkah ini dilakukan menyusul laporan warga yang merasa resah dengan tingkah laku agresif pria tersebut.

Menurut pihak keluarga, ODGJ tersebut sebelumnya pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli dan menunjukkan perkembangan positif selama rutin mengonsumsi obat.

 

Namun, dalam beberapa hari terakhir, ia tidak lagi meminum obat secara teratur sehingga perilaku agresifnya kembali muncul.

"Setelah menerima laporan dari warga, kami segera melakukan penanganan. Langkah cepat ini penting untuk menjaga keselamatan keluarga dan masyarakat sekitar," ujar AKP Budiarsana di lokasi evakuasi.

 

Proses penanganan ODGJ agresif ini dilakukan dengan pendekatan humanis namun tetap siaga untuk mengantisipasi potensi perlawanan.

 

 

Beruntung, pria tersebut dapat ditenangkan dan dievakuasi tanpa insiden berarti. Setelah berhasil diamankan, ia langsung dibawa menggunakan ambulans menuju RSJ Bangli untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Kapolsek Banjarangkan juga mengimbau masyarakat yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan kejiwaan agar tidak mengabaikan pengobatan dan segera melapor kepada pihak berwenang apabila terjadi perubahan perilaku yang membahayakan.

 

“Penanganan cepat gangguan jiwa sangat penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.(*)

Editor : Suharnanto
#kekerasan #pria odgj #rsj bangli #klungkung