Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ingin Nangkil ke Pura Dalem Pengembak? Begini tata Cara Melukat

I
Penulis: I Putu Mardika❯

Pura Dalem Pengembak Sanur yang menjadi tempat melukat
Pura Dalem Pengembak Sanur yang menjadi tempat melukat
JEMBRANA EXPRESS-Pujawali di Pura Dalem Pengembak, kawasan Sanur, Denpasar, Bali dilaksanakan setiap Purnama Kedasa. Pemedek yang nangkil berasal dari berbagai pelosok.


Advertisement

Upakara banten dibuat oleh dua pihak, yakni oleh pihak keluarga Jero Mangku Ranten sebagai pewarisnya dan pihak Griya Delod Pasar.

Dikatakan Jro Mangku Made Ranten, untuk piodalan di Selain sebagai banten utama, banten yang dibuat oleh pihak Griya Delod Pasar Sanur juga digunakan untuk membuka jalan bagi Umat dari kalangan Tri Wangsa untuk bersembahyang ke Pura Dalem Pengembak.

Sehingga semua golongan bisa sembahyang di Pura Dalem Pengembak.

Advertisement

Ia menambahkan, rata–rata pamedek yang datang dari seluruh daerah, bertujuan untuk melukat.

Karena disini, di Pura Dalem Pengembak, adalah sebagai tempat peleburan segala aura negatif yang ada di dalam tubuh manusia.

“Umumnya, permohonan dalam pelukatan itu adalah Kesembuhan khususnya penyakit non medis,” katanya.

Advertisement

Selain itu, diyakini juga nangkil ke pura ini untuk memperlancar usaha. Lantaran ada pelinggih Ratu Ayu Mas Subandar sebagai Dewi kemakmuran.

Pura Dalem Pengembak juga diyakini, untuk membuka jalan dalam usaha karena nama pengembak artinya pembuka.

Ditanya terkait banten, ia menyebutkan sarana yang dibawa oleh umat Hindu yang ingin melakukan ritual pengelukatan di Pura Dalem Pengembak ini antara lain dua buah banten pejati dan dua buah bungkak (kelapa muda) gading.

Kemudian urutan upacara pengelukatan, sebelum melakukan persembahyangan di Pura Dalem Pengembak yaitu Umat diwajibkan untuk melakukan pelukatan di Campuhan yakni kolam yang sumber airnya dari muara sungai Pengembak yang bertemu dengan rembesan air laut.

Setelah mandi di Campuhan, barulah ritual melukat yang pertama dilakukan Pura Taman Sari oleh Jero Mangku Ranten, dengan cara pemedek berdiri berjajar kemudian disiram bergiliran beberapa kali secara acak, dengan lantunan mantra.

Dengan pakaian yang masih basah, setelah pelukatan pertama, melakukan persembahyangan bersama di Pura Taman Sari sesuai dengan permohonannya, yang dilaksanakan oleh Jero Mangku.

Berlanjut dengan pelukatan yang ke dua, di Jaba Pura Dalem Pengembak oleh Jero Mangku Ranten, untuk kemudian terakhir, sembahyang bersama di Jeroan Pura Dalem Pengembak, sebagai tempat berstananya Ratu Ayu Manik Mas Meketel beserta pengabih beliau yaitu Ida I Gusti Ngurah Jom.

“Para pemedek yang tangkil menghaturkan sembah bakti dengan khusuk serta memohon doa sesuai dengan apa yg diinginkan, yang merupakan akhir dari prosesi melukat diakhiri dengan nunas Tirta,” tutupnya. (dik)

Advertisement

Artikel Terkait

MKM Sanur Pos Resmi Dibuka, Hadirkan Layanan Lengkap Motor Honda Lebih Dekat ke Warga

MKM Sanur Pos Resmi Dibuka, Hadirkan Layanan Lengkap Motor Honda Lebih Dekat ke Warga

MKM Sanur Pos resmi hadir di Bali dengan layanan penjualan, servis, dan suku cadang Honda. Konsumen kini lebih mudah mengakses layanan tanpa harus ke dealer utama.

Simbol Suci Hindu di Bali Kian Dikomersialkan, Sosiolog Soroti Ancaman Hilangnya Kesakralan

Simbol Suci Hindu di Bali Kian Dikomersialkan, Sosiolog Soroti Ancaman Hilangnya Kesakralan

Fenomena penggunaan simbol suci Hindu untuk kepentingan pariwisata dan bisnis di Bali dinilai mengancam kesakralan budaya serta identitas spiritual masyarakat Hindu Bali.

Kuta Tetap Jadi Primadona Wisatawan, Mamaka Bali Tawarkan Family Swagger Suites

Kuta Tetap Jadi Primadona Wisatawan, Mamaka Bali Tawarkan Family Swagger Suites

Mamaka Bali menghadirkan Family Swagger Suites seluas 50 meter persegi untuk wisatawan keluarga, lengkap dengan ruang keluarga dan fasilitas penunjang liburan di Kuta.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer