
Prajuru Adat Batur, Jero Mangku Buda merinci diantaranya Ida Batara Batari Pura Ulun Danu Batur, Pura Alas Arum Batur, Pura Gunung Menak/Petak Batur dan Pura Cempaga Batur untuk bersama-sama memperhatikan (macecingak) wilayah, tanaman dan masyarakat/panjak batur.
“Tujuan beliau semuanya secara bersama-sama memberikan anugrah dan memberkati manusia dan seluruh isi alam semesta dengan kesuburan melalui upacara Ngusaba Dimel,” ungkapnya.
Sedangkan, secara sekala yakni mempersatukan krama Desa Bale Agung Bedanginan dengan krama Bale Agung Bedauhan, mempersatukan pangempon Pura Ulun Danu Batur, Pura Alas Arum Batur, Pura Gunung Menak/Petak Batur dan Pura Cempaga Batur.
Selain itu mempersatukan seluruh krama subak yang ada di wilayah desa Adat Batur. “Harapannya agar krama Desa Adat Batur selalu rukun dan sejahtera serta dianugrahkan kesuburan dalam pertanian maupun melaksanakan kewajiban/swadarmanya masing-masing,” tutupnya. (dik)



