Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Relokasi PKL Lapangan Dauh Waru Berhasil, Trotoar Kini Tertib dan Kawasan Lebih Asri

Iqbal Kurnia • Kamis, 19 Februari 2026 | 08:16 WIB

 

Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna saat meninjau lokais relokasi PKL Lapangan Dauhwaru.
Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna saat meninjau lokais relokasi PKL Lapangan Dauhwaru.

 

JEMBRANAEXPRESS.ID - Kawasan trotoar di sekitar Lapangan Dauh Waru kini kembali tertib dan terlihat lebih asri. Penataan tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana dengan merelokasi para pedagang kaki lima (PKL) ke lokasi yang telah disiapkan secara khusus.

Sebelumnya, sejumlah PKL berjualan di trotoar dan pinggir jalan sekitar lapangan. Kini, mereka dipindahkan ke lokasi baru di seberang jalan yang diberi nama Kawasan Kaki Lima Beten Ancak.

Area relokasi tersebut menggunakan lahan pinjam pakai dari Kementerian Keuangan dan Pemerintah Provinsi Bali. Pemerintah daerah merancang kawasan ini agar mampu menampung hingga 56 pedagang.

Saat ini, sebanyak 46 PKL telah menempati lokasi baru tersebut. Fasilitas yang disediakan tetap berada di titik strategis sehingga aktivitas ekonomi para pedagang dapat terus berjalan dengan baik tanpa mengganggu ketertiban umum.

Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, menegaskan bahwa relokasi ini bukan untuk membatasi ruang usaha para pedagang.

“Relokasi ini bukan untuk membatasi ruang usaha pedagang, tetapi justru memberikan tempat yang lebih tertata dan nyaman sehingga kawasan lapangan tetap indah dan ekonomi masyarakat tetap bergerak,” ujarnya.

Langkah ini diambil sebagai upaya menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi pejalan kaki sekaligus menjaga estetika kota di wilayah Kabupaten Jembrana.

Dengan trotoar yang kini kembali bersih dan tidak tertutup lapak, masyarakat dapat menikmati fasilitas sosial di Lapangan Dauh Waru dengan lebih leluasa.

Di sisi lain, pengunjung tetap dapat berbelanja kuliner di kawasan Beten Ancak yang lokasinya sangat terjangkau, tepat di seberang lapangan. Aktivitas ekonomi tetap hidup, sementara wajah kota terlihat lebih rapi dan tertata.

Baca Juga: BRI Group Borong 4 Penghargaan Internasional ESG 2025, Tegaskan Komitmen Pendanaan Berkelanjutan

Penataan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menyeimbangkan fungsi ruang publik dan keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil.

Editor : Iqbal Kurnia
#trotoar #pkl