JEMBRANAEXPRESS.COM-Sepeda Motor Honda GL 100/125 atau GL Cepek merupakan salah satu varian motor dibawah bendera Honda yang cukup familiar di Indonesia.
Nama GL itu sendiri sebenarnya singkatan dari Gin Linamoto, yaitu kakek moyang Soichiro Honda.
Soichiro Honda adalah pioneer atau pendiri Honda di Jepang sana. Honda pertama kali memproduksi GL 100 sekitar tahun 1979.
Kehadiran motor terkenal tangguh di segala medan, baik desa, maupun perkotaan ini langsung menarik masyarakat.
Setelah mengaspal sekitar 10 tahun lebih, riwayat GL 100 berakhir sekitar tahun 1996 an.
GL Cepek lahir untuk menggantikan CB setelah tidak diproduksi lagi namun masih dicintai hingga saat ini.
Dari penampakan luar, GL 100 hampir sama dengan CB 100 bahkan bisa dibilang mirip.
Serba bulat, diantaranya lampu depan, nelakang, spion, speedometer, dll. Desain Honda GL dibuat menjadi lebih kotak serta lurus sehingga sampai sekarang nama GL terkenal akan desainnya yang lurus dan kotak.
Khusus di bagian mesin, GL 100 mulai banyak perubahan. Bila pendahulunya, CB 100 masih menggunakan pengapian Platina sedangkan di GL 100 generasi baru mulai beralih ke CDI meskipun diawal kelahirannya masih menggunakan Platina juga.
Seperti disebutkan tadi, meski kapasitas mesin hanya 99cc, 105cc, 124cc, GL 100, 1 silider 4 langkah mampu melibas medan berat seperti jalan tanjakan yang banyak dijumpai di Indonesia.
GL 100 mampu memuntahkan tenaga hingga 12HP diputaran RPM 10.000. Karena itu, sampai sekarang GL tetap bertahan hingga sekarang dan tentunya jadi buruan para pecinta motor termasuk Bali. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express